Recent Posts

Archives

Topics


« | Main | »

Tugas 3 Strategic Management Kelas Selasa – Business Unit Strategy

By agung-praptapa | March 13, 2011

generic business strategy

Silakan kumpulkan di sini sebagai comment “pertanyaan dan jawaban” yang bersumber dari Chapter 4 Business Unit Strategy. Paling lambat dikumpulkan satu hari sebelum kuliah berikutnya, yaitu 21 Maret 2011.

Sekedar mengingatkan, tujuan penugasan ini adalah supaya Anda membaca bab ini sebelum kelas berikutnya. Jadi tugas Anda yang utama sebetulnya adalah READ THE CHAPTER BEFORE CLASS dan setelah itu Anda baru membuat pertanyaan dan jawaban. Saya yakin dengan cara ini Anda akan menjadi sarjana yang HEBAT!

Siapkan pertanyaan berkualitas, dan jawaban berkualitas pula.

Mr.AP

Topics: AP Strategic Management | 121 Comments »

121 Responses to “Tugas 3 Strategic Management Kelas Selasa – Business Unit Strategy”

  1. SUSANTI INDAH SARI (C1C008102) Says:
    March 13th, 2011 at 5:07 pm

    SUSANTI INDAH SARI
    C1C008102

    PERTANYAAN:
    Apa yang dimaksud dengan strategi dan mengapa suatu perusahaan perlu menerapkan suatu strategi dalam menjalankan bisnisnya?

    JAWABAN:
    Strategi merupakan sejumlah tindakan yang terintegrasi dan terkoordinasi yang diambil untuk mendayagunakan kompetensi inti serta memperoleh keunggulan bersaing. Perusahaan perlu menerapkan suatu strategi dalam menjalankan bisnisnya agar dapat mencapai daya saing strategis dan memperoleh laba tinggi. Daya saing strategis jangka panjang dan profitabilitas tinggi tersebut sangat tergantung pada kemampuan perusahaan untuk menerapkan startegi guna mengembangkan dan mendayagunakan kompetensi inti yang baru lebih cepat dari yang dapat dilakukan pesaingnya dalam menirukan keunggulan bersaing yang dihasilkan kompetensi inti yang saat ini ada. Karena alasan itulah maka penting bagi sebuah perusahaan untuk menerapkan suatu strategi bisnis.

  2. Sandra Laela N.S.K (C1C009025) Says:
    March 13th, 2011 at 6:40 pm

    Pertanyaan :
    Sebut dan jelaskan jenis strategi di level korporat dan beri masing-masing contoh perusahaan yang menggunakan strategi tersebut.

    Jawab :
    1. Single industry Firms, yaitu perusahaan akan berpartisipasi dalam bisnis tunggal, seperti yang diterapkan oleh MCDonalds, Ayam Bakar Wong Solo, Ayam Ny. Suharti.
    2. Related Diversified Industry, yaitu perusahaan berpartisipasi dalam bisnis yang beragam tetapi masih saling terkait produk yang dihasilkan, misal, bisnis produk kesehatan, seperti Procter & Gamble’s, Unilever.
    3. Un-Related Diversified Industry, yaitu perusahaan berpartisipasi dalam bisnis yang beragam yang tidak saling terkait antar produk yang dihasilkan, misalkan, usaha bank, asuransi, manufaktur, perdagangan, perkebunan, peternakan, hotel, dll.

  3. Kusuma Tri Prabaswari C1C009026 Says:
    March 14th, 2011 at 12:15 am

    Pertanyaan :
    Apakah yang disebut dengan Strategi Kepemimpinan Biaya dan apa sajakah resikonya bagi perusahaan?Jelaskan!

    Jawab :
    Strategi Kepemimpinan Biaya merupakan serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk memproduksi atau mengirimkan barang atau jasa pada biaya yang peling rendah, relatif terhadap para pesaing, dengan ciri-ciri yang dapat diterima oleh para pelanggan.
    Strategi Kepimpinan Biaya memiliki resiko yakni peralatan manufaktur pemimpin biaya dapat menjadi usang karena inovai teknologi para pesaingnya. Inovasi ini memungkinkan para pesaingnya untuk memproduksi pada tingkat biaya yang lebih rendah daripada pemimpin biaya. Resiko lainnya adalah terlalu banyak fokus pada pengurangan harga dapat membuat perusahaan kurang memperhatikan kebutuhan pelanggan dan isu-isu yang berkaitan dengan dimensi persaingan lainnya.

  4. Wahyu Puspitarini (C1C008048) Says:
    March 14th, 2011 at 1:52 am

    Pertanyaan:
    Jelaskan kelima strategi tingkat bisnis dan masing-masing resikonya bagi perusahaan?
    Jawaban:
    Lima strategi tingkat bisnis:
    1. Strategi keunggulan biaya
    Pada umumnya perusahaan yang mencari keunggulan bersaing melalui strategi keunggulan biaya menghasilkan dan menjual produk standar pada konsumen suatu industri. Profitabilitas tinggi dapat diraih saat perusahaan terus menekan biaya sehingga lebih rendah daripada pesaingnya.
    Resiko:
    a. Kerugian keunggulan bersaing terhadap teknologi yang lebih baru yang dibeli atau dikembangkan pesaing.
    b. Kegagalan untuk mendeteksi perubahan kebutuhan konsumen
    c. Kemampuan pesaing untuk meniru keunggulan bersaing berupa unggulnya biaya melalui tindakan strategis mereka.
    2. Strategi pembedaan (diferensiasi)
    Strategi pembedaan mengharuskan perusahaan menyediakan produk yang memiliki keunikan ciri dan karakteristik bagi konsumennya. Karena keunikannya produk yang dibedakan dijual dengan harga tinggi.
    Resiko:
    a. Keputusan kelompok konsumen bahwa perbedaan antara produk yang dibedakan dan produk standar tidak senilai dengan harga tingginya produk yang dibedakan.
    b. Ketidak mampuan produk yang dibedakan untuk menciptakan jenis nilai yang mau dibayar oleh konsumen.
    c. Kemampuan pesaing untuk menyediakn konsumen dengan produk yang memiliki fungsi yang mirip dengan produk dibedakan, tetapi dengan biaya lebih rendah.
    3. Strategi fokus
    Perusahaan menggunakan strategi fokus untuk melayani kebutuhan khusus segmen yang sempit dari suatu pasar. Strategi ini akan berhasil jika perusahaan memiliki kompetensi inti yang dibutuhkan untuk memberikan nilai bagi suatu kelompok konsumen lebih dari nilai yang diberikan oleh perusahaan yang melayani konsumen tertentu di seluruh industri.
    Resiko:
    a. Kemampuan pesaing dalam menggunakan kompetensi intinya untuk lebih terfokus dengan cara melayani suatu segmen pasar yang yang didefinisikan dengan lebih sempit.
    b. Keputusan dari pesaing tingkat industri untuk menggunakan sumber dayanya untuk melayani kebutuhan konsumennya yang khusus yang telah dilayani oleh perusahaan yang terfokus tersebut.
    c. Penggunaan pembedaan dan kebutuhan di antara konsumen suatu pasar yang khusus dengan pasar keseluruhan.
    4. Strategi biaya rendah atau pembedaan terintegrasi
    Perusahaan berusaha untuk melayani konsumen dengan produk dengan biaya relatif rendah namun dengan karakteristik yang dibedakan. Strategi ini dapat menjadi alternatif dalam perekonomian global saat ini, suatu perekonomian dimana semakin banyak perusahaan yang dapat mengembangkan kompetensi inti yang dibutuhkan untuk dapat memproduksi produk yang beragam namun dengan biaya yang relatif rendah.
    Resiko:
    Resiko utamanya adalah perusahaan menawarkan produk yang tidak memberikan suatu nilai yang berarti baik baik dalam hal biaya rendah atau pembedaan.

  5. Siska Seftiani C1C008029 Says:
    March 14th, 2011 at 2:31 am

    Siska Seftiani
    C1C008029
    SOAL
    Sebutkan manfaat Sistem Manufaktur Fleksibel ? dan apa yang dimaksud Fleksibilitas dalam Sistem Manufaktur Fleksibel?
    JAWABAN
    Manfaat Sistem Manufaktur Fleksibel :
    • Mempermudah untuk menambah line produksi baru dan mengurangi kecelakaan kerja yang biasa terjadi pada line produksi.
    • Mempermudah penanganan jika terjadi perubahan jumlah produksi, baik terjadi penambahan ataupun pengurangan kapasitas produksi.
    • Perubahan desain dapat dilakukan dengan mudah dengan kontrol komputer.
    • Meningkatkan efisiensi dalam penggunaan peralatan/mesin.
    • Meningkatkan kualitas produk dan menjaga konsistensi kualitas produk.
    • Mengurangi biaya ongkos pekerja (men power).
    • Mengurangi luas lantai produksi (pada industri modern hal ini merupakan keuntungan yang dapat diperhitungkan)
    Flexibility dapat didefinisikan sebagai sekumpulan property dari sistem manufaktur yang mendukung perubahan kapasitas dan kapabilitas produksi (Carter, 1986). Fleksibilitas dalam sistem manufaktur sering digambarkan sebagai:
    1. Kemampuan untuk beradaptasi sesuai perubahan engineering
    2. Peningkatan jumlah bagian yang sama yang diproduksi dalam suatu sistem
    3. Kemampuan mengakomodasi perubahan rute yang memungkinkan sebagian dari produk diproduksi oleh mesin yang berbeda
    4. Kemampuan untuk merubah setup sistem dengan cepat dari satu tipe produksi ke yang lainnya.
    Adapun macam-macam fleksibilitas pada SMF adalah:
    1. Fleksibilitas Mesin (Machine Flexibility)
    Fleksibilitas mesin berarti kemampuan sebuah mesin untuk melakukan bermacam–macam operasi pada bermacam-macam part produk dengan tipe dan bentuk berbeda. Keuntungan yang didapat dari mesin fleksibel dan pergantian tipe part yang diproses dengan cepat ini adalah kebutuhan besar lokasi yang ekonomis dan waktu proses yang lebih rendah.
    • Fleksibilitas Rute (Routing Flexibility)
    Fleksibilitas Rute berarti part–part produk tersebut dapat diproduksi dengan beberapa rute alternatif. Fleksibilitas rute secara utama digunakan untuk memanage perubahan internal yang disebabkan oleh kerusakan alat, kegagalan pengontrol, dan hal-hal lain sejenis dan juga dapat membantu peningkatan output.
    2. Fleksibilitas Proses (Process Flexibility)
    Fleksibilitas Proses atau yang dikenal juga dengan nama Mix Flexibility adalah kemampuan untuk menyerap perubahan yang terjadi pada produk dengan melakukan operasi–operasi sejenis atau memproduksi produk–produk sejenis atau mempermudah untuk menambah line poduksi baru dan mengurangi kecelakaam kerja yang bias terjadi pada line produksi.
    • Fleksibilitas Produk (Product Flexibility)
    Fleksibilitas Produk atau yang dikenal dengan nama Mix-Change Flexibility adalah kemampuan untuk melakukan perubahan menuju set–set produk baru yang harus diproduksi secara cepat dan ekonomis, untuk merespon perubahan market dan engineering dan untuk beroperasi pada basis pelayanan pesanan terbatas.
    Fleksibilitas Produksi (Production Flexibility)
    Fleksibilitas Produksi berarti kemampuan untuk memproduksi bermacam–macam produk tanpa perlu adanya penambahan pada peralatan-peralatan berat/penting, walaupun penambahan tool–tool baru atau sumber daya lain dapat dimungkinkan. Hal ini menyebabkan dapat diproduksinya berbagai macam jenis produk dengan biaya dan waktu yang memadai.
    • Fleksibilitas Ekspansi (Expantion Flexibility)
    Fleksibilitas Ekspansi berarti kemampuan untuk merubah sistem manufaktur untuk mengakomodasi perubahan produk–produk secara umum. Perbedaannya dengan definisi Fleksibiltas Produksi adalah, pada Fleksibilitas Ekspansi perubahan produk diikuti pula dengan penambahan peralatan beratnya. Tapi hal ini dapat dilakukan dengan mudah karena perubahan dan penambahan itu dapat dikerjakan pada desain sistem manufaktur yang aslinya.

  6. FEBY FEBRIANI SUSANDI C1C009023 Says:
    March 16th, 2011 at 7:14 pm

    FEBY FEBRIANI SUSANDI C1C009023

    PERTANYAAN :
    Jelaskan apa yang dimaksud dengan strategi diferensiasi dan apa saja resikonya bagi suatu perusahaan ?
    JAWABAN :
    Strategi diferensiasi memusatkan diri pada investasi dan pengembangan ciri yang terus menerus, dan bukan fokus pada biaya, yang membedakan barang dan jasanya dalam hal yang dihargai oleh para pelanggan. Secara keseluruhan, suatu perusahaan yang menggunakan strategi diferensiasi berusaha berbeda dari para pesaingnya dalam sebanyak mungkin dimensi . Semakin sedikit kemiripan antara barang dan jasa perusahaan dengan para pesaingnya semakin perusahaan itu dapat bertahan dari tindakan-tindakan pesaingnya. Secara umum produk-produk diferensiasi yang dikenal adalah Lexus dari Toyota, lini-lini produk baju dari Ralp Lauren dan Tommy Hilfiger, dan peralatan berat dan alat-alat pemindah barang dari Caterpillar.
    Resiko yang pertama dari strategi diferensiasi adalah bahwa pelanggan dapat memutuskan bahwa perbedaan harga antara produk pembuat diferensiasi dan produkpemimpin biaya terlalu besar. Resiko yang kedua dari strategi diferensiasi adalah bahwa cara-cara diferensiasi perusahaan tidak lagi menyediakan nilai yang mau dibayar oleh pelanggannya. Resiko yang ketiga dari strategi diferensiasi adalah bahwa pembelajaran akan menyempitkan persepsi pelangan nilai diferensiasi bentuk perusahaan. Resiko yang keempat berkaitan dengan pemalsuan. Barang-barang palsu produk-produk yang berusaha meniru bentuk-bentuk diferensiasi itu dengan harga yang jauh lebih murah menjadi keprihatinan banyak perusahaan yang menggunakan strategi diferensiasi.

  7. Mochamad Fahrulrozy (C1C008118) Says:
    March 16th, 2011 at 11:59 pm

    Pertanyaan : jelaskan resiko persaingan dari strategi kepemimpinen biaya!

    Jawab :
    1.peralatan manufaktur pemimpin biaya dapat menjadi usang karena inovasi teknologi para pesaingnya.hal ini mengakibatkan kemungkinan untuk pesaingnya memproduksi pada tingkat biaya yang lebih rendah daripada pemimpin biaya.
    2. Terlalu banyak fokus pada pengurangan harga juga dapat membuat perusahaan kurang memperhatikan kebutuhan pelanggan atau isu2 yang berkaitan dengan dimensi pesaing lainnya. Penekanan yang berkelanjutan pada pengurangan biaya cukup melegenda di Lloyd TSB group,Inggris,PLC.
    3. Yang terakhir resiko yang berkaitan dengan imitasi (penjiplakan). Dengan menggunakan kompetensi inti yang dimilikinya sendiri. Terkadang para pesaing belajar bagaimana cara meniru strategi pemimpin biaya dengan berhasil. Pemimpin biaya harus mencari jalan untuk meningkatkan nilai barang dan jasa yang ditawarkannya kepada para pelanggan. Biasanya nilai meningkat dengan menjual produk yg ada saat ini dengan harga yang labih murah,bahkan pemimpin biaya harus tetap berhati-hati ketika mengurangi harga ke tingkat yang lebih rendah,jika harga barang dan jasa berada di posisi rendah secara tidak realistas,harapan pelanggan terhadap apa yang mereka lihat sebagai harga yang masuk akal akan sulit diubah.

  8. LYDIA AGUSTINA (C1C009024) Says:
    March 17th, 2011 at 5:58 am

    Pertanyaan:
    Apa yang dimaksud segmentasi pasar?dan apa pentingnya untuk perusahaan?
    Jawab:
    Segmentasi pasar adalah proses dimana melaluinya orang-orang dengan kebutuhan yang sama dikelompokkan ke dalam individu dan kelompok yang dapat diidentifikasi.
    Segmentasi penting untuk perusahaan karena jika pasar sudah disegmentasi/dikelompokkan,maka perusahaan akan dapat mengambil keputusan yang tepat dimana dan untuk siapa produknya akan dijual.

  9. CICIH NURHAETI ( C1C009013 ) Says:
    March 17th, 2011 at 7:55 am

    Pertanyaan :
    Bagi perusahaan yang menggunakan internet dalam mengelola bisnisnya memang memiliki banyak keuntungan, tetapi banyak juga kerugiannya. Misalnya pesaing akan mendapat informasi dengan mudah dan membahayakan strategi diferensiasi tingkat-bisnis. Bagaimana strategi suatu perusahaan agar dapat terus memanfaatkan internet untuk mengoptimalkan laba diatas rata-rata tetapi meminimalisasi rahasia atau informasi penting perusahaan mereka bagi para pesaing?
    Jawaban :
    Segala sesuatu itu ada sisi positif dan negatifnya, begitu pula dengan internet. Akan tetapi internet hanyalah sebuah alat penghubung, pembantu, dimana dirancang sedemikian rupa sesuai kebutuhan penggunanya. Dalam hal ini, Sumber Daya Manusia sebagai salah satu aktiva tidak berwujud tetap memiliki peran utama. Lagi-lagi strategi itu menjadi kuncinya. Misalnya dengan menampilkan kurva penjualan atau produk-produk baru lewat akses internet, tetapi untuk Customer Service atau Customer Care hanya boleh diketahui oleh pihak internal. Atau mungkin dengan membuat program-program khusus untuk kepentingan perusahaan. Perusahaan yang memusatkan perhatiannya pada kebutuhan yang berkelanjutan untuk mengembangkan kompetensi-kompetensi yang baru akan mampu mengendalikan persaingan baik di masa sekarang maupun di masa depan. Dalam era globalisasi dan perubahan teknologi yang super cepat seperti saat ini, hanya perusahaan-perusahaan yang memiliki kapasitas memperbaiki, melakukan inovasi, dan memperbaiki keunggulan kompetitifnya sepanjang waktu untuk mendapatkan keberhasilan jangka panjang.

  10. Resi Rubiyanti C1C008001 Says:
    March 17th, 2011 at 2:02 pm

    Pertanyaan :
    Bagaimana perusahaan menentukan kompetensi inti yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen ? Berikan contohnya!

    Jawaban :
    Perusahaan menggunakan kompetensi inti secara individu atau kelompok. Kompetensi inti digabungkan untuk menerapkan strategi pencipta nilai.
    Contohnya perusahaan Canon, kompetensi inti dalam optik, imaging, dan prosesor mikro merupakan dasar untuk keberhasilan strategis yang diraih perusahaan dalam serangkaian produk, seperti mesin fotocopy, printer laser, kamera, dan image scanners. Sama pentingnya dengan kompetensi inti, perusahaan tidak dapat menggunakan seenakanya kompetensi tersebut untuk menghasilkan produk baru dan untuk menerapkan strategis tingkat bisnis.

  11. rully novianto ( CIE007038) Says:
    March 17th, 2011 at 5:28 pm

    pertanyaan : sebutkan dorongan diferensiasi pada strategi tingkat bisnis??
    jawaban :
    1. ciri produk yang khas
    2.kinerja produk yang khas
    3.pelayanan istimewa
    4.teknologi baru
    5.kualitas input
    6.keahlian atau pengalaman istimewa
    7.informasi yang terperinci

  12. Febriarini Rismawati C1L008023 Says:
    March 17th, 2011 at 5:29 pm

    Questions:
    1. What efforts should a company maintain to be successful in following cost-leadership strategy?
    2. Mention the strategies of cost-reduction

    Answers:
    1. Companies that wish to be successful by following a cost-leadership strategy must maintain constant efforts aimed at lowering their costs (relative to competitors’ costs) and creating value for customers.
    2. Cost-reduction strategies including:
    ^Building efficient-scale facilities
    ^Establishing tight control of production and overhead costs
    ^Minimising the costs of sales, product research and development, and service
    ^Investing in state-of-the-art manufacturing technologies

  13. LIANTINA R.C.W C1C009037 Says:
    March 17th, 2011 at 9:23 pm

    Pertanyaan:

    Jelaskan apa yang dimaksud dengan Strategi Fokus dan apa resikonya bagi perusahaan??

    Jawaban:
    Strategi Fokus adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk memproduksi atau mengirimkan barang-barang dan jasa yang melayani kebutuhan segmen persaingan tertentu.Walaupun keluasan target jelas merupakan masalah tingkatan,esensi dari strategi fokus adalah “eksploitasi perbedaan target yang sempit dari keseimbangan industri”.Perusahaan dapat menciptakan nilai bagi pelanggan dalam segmen pasar yang unik dan spesifik dengan menggunakan satu dari dua strategi yaitu:
    ~Strategi Kepemimpinan Biaya Fokus
    Strategi yang diberikan untuk pelanggan agar mendapatkan desaign bagus,fungsi dan kualitas yang bagus dengan harga murah.Karena pada beberapa praktiknya ini digunakan untuk memjaga biaya tetap rendah.
    ~Strategi Differensiasi Fokus
    Jumlah cara yang dapat digunakan untuk mendiferensiasi produk untuk melayani kebutuhan unik dari segmen pasar tertentu yang tidak terbatas.

    Resiko perusahaan menggunakan tipe strategi fokus sama dengan resiko umum yang dihadapi oleh strategi kepemimpinan biaya maupun differensiasi.Akan tetapi,Strategi fokus mempunyai tiga tambahan resiko:
    ~Seorang pesaing dapat melakukan fokus pada segmen kompetitif yang lebih sempit dan mengaburkan fokus perusahaan yang melakukan strategi fokus.
    ~Sebuah perusahaan yang bersaing dengan basis industri yang luas dapat memutuskan bahwa segmen pasar yang dilayani oleh strategi fokus perusahaan itu atraktif dan berharga untuk disaingi.
    ~Kebutuhan pelanggan dalam segmen kompetitif yang sempit dapat serupa dengan pelanggan pada umumnya.

  14. Wahyu Indra Kusuma (C1C008116) Says:
    March 17th, 2011 at 10:43 pm

    Pertanyaan :

    Jelaskan apa yang dimaksud dengan preemptive dan berikan contohnya !

    Jawab :

    Adalah langkah awal penerapan strategi untuk masuk pada area bisnis karena menghasilkan aset dan skill yang dibentuk sebagai dasar SCA(Sustainable Competitive Advantage). Untuk setiap langkah awal penerapan strategi harus dibuat keunggulan langkah pertamanya, sehingga pesaing bisa dihalangi dalam peniruan produk atau untuk mengkonternya.

    Contoh : Coca-cola dapat memperoleh SCA di Jepang dengan penguasaan saluran distribusi keseluruh wilayah, sehingga Pepsi dan pesaing lainnya kesulitan memperoleh dasar pijakan disana.
    Di Indonesia, keunggulan Coca-cola adalah dengan jaringan pemasaran yang sekitar 300 ribu outlet, sehingga memungkinkan jaringan distribusinya menjangkau sampai warung-warung kecil di pedesaan. Disamping juga pabrik pembotolannya tersebar hampir diberbagai daerah. Dengan demikian maka produk yang relatif berat (dalam kaleng dan botol) menjadi lebih mudah didistribusikan.

  15. Nanda Apriliani Pramestuti Says:
    March 18th, 2011 at 12:26 am

    Nanda Apriliani Pramestuti
    C1C008074

    Pertanyaan:
    Dalam menjalankan bisnis, seorang manajer tentu menggunakan beberapa pertimbangan untuk kegiatan analisisnya agar tujuan usahanya tercapai yaitu memperoleh laba optimal.
    Sebutkan 3 hal yang biasanya dipertimbangkan manajer dalam kegiatan analisinya!

    Jawaban:
    Tiga hal yang biasanya dipertimbangkan manajer dalam analisisnya adalah
    1. Siapa
    2. Apa
    3. Bagaimana

    “Siapa” di sini meliputi penentuan konsumen yang akan dilayani. Mengapa hal ini menjadi penting dalam analisis? agar perusahaan bisa fokus siapa sebenarnya yang akan menjadi konsumen mereka. Apabila perusahaan mampu fokus dalam melayani konsumennya tentu pelayanan yang diberikan pun akan lebih memuaskan dibandingkan dengan perusahaan yang dia tidak memiliki spesifikasi/konsentrasi pelayanan karena mereka sendiri belum fokus menentukan siapa yang akan menjadi konsumen utama mereka.

    “Apa” yang dimaksud di sini adalah menentukan kebutuhan konsumen yang akan dipenuhi. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa setelah perusahaan mampu menetukan siapa konsumen mereka tentu akan lebih memudahkan mereka untuk menentukan kebutuhan apa yang akan mereka layani untuk konsumen. Hal ini juga penting karena satu jenis konsumen saja banyak yang mereka butuhkan, sebagai contoh: perusahaan sudah menentukan siapa yang akan menjadi konsumen mereka yaitu anak-anak. Namun, untuk kategori anak-anak saja ada banyak yang mereka butuhkan, misalnya pakaian, makanan, mainan. Untuk itulah setelah menentukan bahwa konsumen mereka anak-anak,perusahaan harus menentukan kebutuhan apa yang akan mereka penuhi.

    Setelah menetukan siapa dan apa barulah perusahaan menetukan bagaimana perusahaan mampu memenuhi kebutuhan konsumennya. Hal ini berkaitan dengan cara yang digunakan oleh perusahaan termasuk strategi perusahaan. Bagaimana perusahaan mendayagunakan kompetensi inti mereka untuk memenangkan pasar.

  16. LISTIANTI (C1C008128) Says:
    March 18th, 2011 at 10:12 am

    pertanyaan:
    apakah pentingnya strategi tingkat bisnis bagi perusahaan?

    jawaban:
    strategi tingkat bisnis sendiri yaitu menekankan kepada tindakan yang harus diambil oleh sebuah perusahaan untuk menyediakan nilai bagi konsumen dan mendapatkan keunggulan bersaing melalui pendayagunaan kompetensi inti dalam pasar suatu produk tertentu. jadi,strategi tingkat bisnis sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk mengetahui bagaimana suatu organisasi/perusahaan akan bersaing sehingga dapat diperoleh keunggulan bersaing atas pesaingnya yang didasarkan pada kompetensi inti.

  17. KHOIRUN NISA C1C009015 Says:
    March 18th, 2011 at 10:25 am

    Pertanyaan :

    Apakah yang dimaksud dengan strategi diferensiasi?dan sebutkan contohnya!

    Jawaban :

    Strategi diferensiasi adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk memproduksi barang atau jasa yang dianggap para pelanggan berbeda dalam hal – hal yang penting bagi mereka.
    strategi diferensiasi menuntut perusahaan untuk menjual produk-produk non standar kepada para pelanggan yang memiliki kebutuhan unik.
    sebagai contoh adalah Toyota dengan lini produk Lexus nya berusaha memuaskan kebutuhan unik pelanggan nya untuk ciri-ciri diferensiasi tertentu (misalnya kualitas produk).

  18. bwklwugylnd Says:
    March 18th, 2011 at 10:28 am

    wMw1V8 xezkgbiyaysz, yduvxjhgqiro, lmpdeofvxnfe,

  19. Imanniar Septi Y C1C008049 Says:
    March 18th, 2011 at 10:36 am

    Pertanyaan:
    Jelaskan dua keunggulan kompetitif yang harus diperhatikan oleh perusahaan dalam memilih strategi tingkat bisnis!
    Jawaban:
    Dalam memilih suatu strategi tingkat bisnis, perusahaan harus mengevaluasi dua jenis keunggulan kompetitif, yaitu:
    a. Biaya yang lebih rendah daripada rival – yaitu keunggulan yang didaptkan dari kemampuan perusahaan untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang berbeda dari para rivalnya.
    b. Kemampuan untuk melakukan diferensiasi dan menetapkan harga premium yang melampaui biaya ekstra untuk melakukannya – yaitu keunggulan kompetitif yang menunjukkan adanya kapasitas untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang berbeda

  20. Ayu Aprilia Sianida C1C009027 Says:
    March 18th, 2011 at 11:20 am

    Pertanyaan:
    Pada keadaan seperti apa suatu perusahaan dapat menggunakan strategi diferensiasi? Dan bagaimana penerapannya dalam suatu perusahaan?

    Jawab:
    Suatu perusahaan dapat menggunakan strategi diferensial apabila perusahaan itu berada pada ruang lingkup dan segmen yang luas. Karena jika perusahaan tersebut berada pada ruang lingkup dan segmen yang sempit tidak tepat menggunakan strategi diferensial, tepatnya adalah menggunakan strategi fokus.
    Sebagai contoh penerapannya adalah KFC restoran cepat saji yang ternama. Pada awalnya KFC hanya menyediakan fried chicken dengan kekhasannya, namun seiring perkembangan waktu KFC menggunakan strategi diferensiasi agar dia dapat terus bertahan di tengah munculnya pesaing-pesaing baru. Strategi tersebut ditempuh dengan cara membuat inovasi terhadap makanan yang dijual yakni dengan memperbanyak jenis dengan tetap memberikan kekhasan dari KFC. Misal saja yang dulu hanya ayam goreng kini ada banyak macam makanan berbahan ayam seperti chicken fillet, twister, burger. Selain itu juga mulai dikembangkan makanan yang terbuat tidak dari ayam seperti fried fries, fish fillet dan juga minuman yang beraneka ragam. Dari sisi pelayanan juga ada pembedaan dari restoran lainnya yaitu dengan pelayanan yang cepat saji dan juga delivery service selain itu adanya promosi paket harga murah pada hari atau jam tertentu. Itu semua dimaksudkan agar pelanggannya semkin setia dan tidak berpindah ke restoran lainnya.

  21. Muhamad Arif Himawan C1C008004 Says:
    March 18th, 2011 at 11:33 am

    PERTANYAAN:
    Memiliki posisi biaya yang rendah merupakan sebuah pertahanan yang bernilai dan merupkan keunggulan biaya terhadap pesaing. Mengapa demikian? Namun strategi keunggulan biaya ini juga beresiko, bagaimana resikonya?

    JAWAB:
    Karena dengan memiliki harga produk barang atau jasa yang rendah ini dari pada perusahaan pesaing bearti suatu perusahaan tersebut sudah memiliki keungulan secara tidak langsung dalam hal harga dan hal ini akan membuat segan perusahaan pesaing dalam hal harga produk, dan misalpun perusahaan pesaing menantang balik dengan berdasarkan harga perusahaan ini tidak usah khawatir laba akan tetap diperoleh. Juga sekarang tidak jarang juga banyak konsumen yang lebih mementingkan harga diatas segala-galanya dalam memilih produk. Ambil contoh: bisnis handphone dari pasaran cina yang abal-abal sekarang banyak lakunya dari pada handphone-handphone kenamaan yang sudah lama beredar dipasaran masyarakat, mengapa demikian?, banyak alasan konsumen yang mengatakan karena harganya sangat murah dan dengan fitur-fiturnya dipandang lumayan serta sangat dijangkau sekali oleh masyarakat menegah kebawah. Juga handphone pasaran dari Cina tersebut sekarang berlmba-lomba dengan harga yang murah dan fitur yang lumayan bagus. Itulah mengapa handphone tersebut sekarang banyak lakunya. Dan di toko-toko handphone juga sekarang handphone produk Cina tersebut juga sangat menjamur daripada handphone kenamaan yang telah lama beredar karena memang sekarang permintaan terhadap handphone Cina tersebut tinggi, juga harga beli dari produsen HP nya murah, toh toko tersebut juga tidak munafik karena alassan harga dan mencari laba.
    Namun strategi dengan keunggulan biaya bukanlah tanpa resiko, karena perusahaan yang unggul dalam hal biaya dapat menjadi usang melalui inovasi teknologi oleh pesaingnya. Inovasi ini seperti tadi dapat berupa pesaing memungkinkan untuk memproduksi juga dengan biaya yang lebih rendah daripada perusahaan yang tadi telah unggul dalam biayanya. Juga kadang perusahaan tersebut berinovasi dalam hal teknologi yang mungkin tidak dapat ditiru (imitasi) oleh perusahaan lain, dengan teknologi atau kecanggihan yang gak ada duanya ini bisa jadi konsumen lebih memilih teknologi dari pada harga.

  22. Nyimas Santi Aditya - C1C009010 Says:
    March 18th, 2011 at 12:01 pm

    Nyimas Santi Aditya
    C1C009010

    Pertanyaan :
    Bagaimana suatu perusahaan mengevaluasi keunggulan kompetitifnya dalam memilih suatu strategi tingkat bisnis?

    Jawaban :
    Suatu perusahaan dalam memilih strategi tingkat bisnis mengevaluasi keunggulan kompetitifnya dengan dua jenis keunggulan kompetitif yaitu biaya lebih rendah dari para rival atau kemampuan untuk melakukan diferensiasi dan menetapkan harga premium yang melampaui biaya ekstra untuk melakukannya. Perusahaan yang dapat memilki biaya yang lebih rendah dari saingannya didapatkan dari kemampuan perusahaan melakukan aktivitas – aktivitas yang berbeda dari para rivalnya, sedangkan untuk perusahaan yang mampu melakukan diferensiasi, ini menunjukkan adanya kapasitas suatu perusahaan untuk melakukan aktivtas – aktivitas yang berbeda. Selain itu keunggulan kompetitif dicapai dalam ruang lingkup yang terdiri dari beberapa dimensi, termasuk didalamnya kelompok – kelompok segmen produk dan pelanggan yang dilayani dan susunan pasar geografis dimana perusahaan tersebut bersaing. Serta suatu keunggulan kompetitif didapat ketika perusahaan bersaing dengan segmen pelanggan yang banyak ketika perusahaan menerapkan strategi kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi.

  23. Intan Elita Imaniar (C1C008123) Says:
    March 18th, 2011 at 12:23 pm

    Pertanyaan :
    Bagaimana cara perusahaan agar berhasil menerapkan strategi biaya rendah?

    Jawaban :
    Ada beberapa aspek yang lebih rinci untuk pelaksanaan yang sukses strategi ini seperti keterampilan rekayasa proses, produk yang dirancang untuk kemudahan manufaktur, akses berkelanjutan ke modal yang murah, pengawasan terarah pada tenaga kerja, biaya pengendalian yang cukup, insentif berdasarkan target kuantitatif, biaya yang disimpan berada pada tingkat seminimum mungkin. Perusahaan-perusahaan yang telah berhasil dalam strategi ini biasanya memiliki kekuatan-kekuatan internal seperti: akses pada modal yang diperlukan ntuk membuat investasi yang signifikan dalam aset-aset produksi, investasi ini menyebabkan barrier to entry yang tidak dapat diatasi oleh banyak perusahaan, keterampilan dalam merancang produk untuk proses manufaktur yang efisien, misalnya mempunyai sebuah komponen hitung kecil yang digunakan untuk mempersingkat proses perakitan; keahlian tingkat tinggi dalam proses manufaktur rekayasa; dan jalur distribusi yang efisien. Selain itu perusahaan dalam meraih keuntungan biaya dapat dilakukan dengan cara meningkatkan efisiensi proses, mendapatkan akses yang unik ke sumber material besar yang harganya rendah, membuat outscoring dan integrasi vertikal yang optimal, atau menghindari beberapa biaya sekaligus. Jika perusahaan yang berkompetisi tidak dapat menurunkan biaya-biaya yang sama jumlahnya, maka perusahaan dapat mempertahankan keunggulan kompetitif berdasarkan biaya kepemimpinan. Dapat disimpulkan bahwa strategi biaya rendah dapat diraih dengan cara: Keputusan outsourcing dan vertical integration yang optimal, meningkatkan efisiensi dalam setiap value chain, atau mendapatkan sumber input yang murah.

  24. Nurul Fatmawati (C1C008110) Says:
    March 18th, 2011 at 1:23 pm

    NURUL FATMAWATI
    C1C008110

    PERTANYAAN :
    Jelaskan perbedaan strategi kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi dengan strategi-strategi focus?

    JAWABAN :
    Dalam strategi kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi keunggulan kompetitif dicari dengan bersaing dalam banyak segmen pelanggan, ruang lingkupnya pun memiliki beberapa dimensi, diantaranya kelompok-kelompok segmen produk dan pelanggan yang dilayani serta susunan pasar yang geografis dimana perusahaan bersaing. Berbeda dengan strategi kepemimpinan biaya atau strategi diferensiasi dalam strategi-strategi focus perusahaan akan berusaha menggunakan kompetensi-kompetensi intinya untuk melayani kebutuhan segmen industry tertentu : kelompok pembeli partikural (misalnya, remaja atau penduduk senior), segmen atau lini yang berbeda (misal, produk-produk untuk pelukis professional), atau pasar geografis yang berbeda (bagian timur atau barat Amerika Serikat), dalam hal ini ruang lingkup atau segmen strategi-strategi focus lebih sempit. Meskipun berbeda namun semua strategi tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

  25. Riska Dewi Anggraeni C1C009004 Says:
    March 18th, 2011 at 2:23 pm

    PERTANYAAN :

    Produsen Jepang mampu bersaing secara efektif dalam pasar mobil mewah,padahl selama ini pasar mobil mewah didominasi oleh mercedes-Benz,BMW dan sejumlah kecil perusahaan lain.
    Sebutkan beberapa alasan atas keberhasilan produsen Jepang ini!

    JAWABAN:

    Keberhasilan dari Produsen mobil Jepang ini karena beberapa alasan, alasan utamanya bahwa mobil mewah Jepang terlihat memberikan citra yang berbeda dengan pesaingnya walau dengan harga yang lebih murah (sampai dengan 40 persen). Sebagai tambahan untuk memberikan nilai bagi konsumen yang aa, biaya yang lebih rendah memugkinkan konsumen baru membeli mobil mewah tersebut.

  26. Azka Nur Diana C1C009033 Says:
    March 18th, 2011 at 5:17 pm

    pertanyaan :
    Apakah kriteria kunci dalam strategi kepemimpinan biaya dan bagaimanakah cara untuk penekanan biayanya?

    jawab :
    kriteria kunci :
    1. produk yang terstandarisasi secara relatif
    2. features yang dapat diterima oleh banyak pelanggan
    3. harga kompetitif terendah

    usaha untuk menekan biaya melalui :
    - membangun skala fasilitas yang efisien
    - kontrol ketat terhadap biaya produksi dan overhead
    - minimalisasi biaya penjualan, R&D dan pelayanan
    - state of the art manufacturing facilities
    - monitoring biaya aktivitas yang disediakan oleh outside
    - penyederhanaan proses

  27. GITA INTAN N. C1C009012 Says:
    March 18th, 2011 at 7:00 pm

    Pertanyaan : Salah satu jenis strategi tingkat bisnis adalah strategi fokus. Jelaskan apa yang dimaksud dengan strategi fokus tersebut! Berikan contohnya!

    Jawaban :

    Strategi fokus adalah strategi yang digunakan perusahaan untuk melayani kebutuhan khusus dari segmen yang sempit dari suatu pasar. Strategi ini akan berhasil jika perusahaan memiliki kompetensi inti yang dibutuhkan untuk memberikan nilai bagi suatu kelompok konsumen lebih dari nilai yang diberikan oleh perusahaan yang melayani konsumen tertentu di seluruh industri. Nilai ini dapat diberikan baik melalui biaya yang rendah atau ciri-ciri yang dibedakan dari suatu produk.
    Contohnya, restoran fast food Rally menerapkan strategi biaya rendah terfokus. Rally menggunakan format drive-trough ganda, restoran ini memiliki jumlah menu yang terbatas dan tidak memiliki bangku di dalamnya untuk konsumen. Rally berkonsentrasi pada dasar harga dan kecepatan pelayanan, restoran ini menjual dan menyerahkan kepada konsumen dalam waktu 45 detik dengan harga yang terjangkau. Rally dapat mencapai tingkat keunggulan bersaing dan laba tinggi melalui penerapan strategi biaya rendah.

  28. YANAR MAYKANISA A C1C008094 Says:
    March 18th, 2011 at 7:10 pm

    Pertanyaan :

    Berikan contoh Perusahaan yang menerapkan strategi keunggulan biaya dan bagaimana perusahaan ini dapat bertahan diantara pesaing-pesaingnya??

    Jawab :

    Di tengah budaya global yang membutuhkan kemudahan berkomunikasi, Nexian masuk ke pangsa pasar Indonesia dengan menawarkan Handphone dengan harga murah dan fitur yang lengkap. Dengan Menerapkan strategi keunggulan biaya yang relatif rendah dibanding handphone yang sudah beredar sebelumnya dan bekerja sama dengan perusahaan jasa telekomunikasi seperti XL, Telkomsel dan Indosat, Nexian berhasil merajai pangsa pasar masyarakat menengah ke bawah di Indonesia. Tapi tidak semudah itu mempertahankan kejayaannya, karena semakin lama banyak pesaing handphone merk china yang masuk dan menawarkan fitur yang lebih baik dan dengan harga yang relatif bersaing.
    Nexian terus berinovasi dengan mengeluarkan produk-produk yang terkesan elegant dan prestisius dengan harga yang miring. Nexian juga memperhatikan pelayanan dengan memperluas kantor serive center. Dengan inovasi yang terus berlanjut dan pelayanan yang terus ditingkatkan, Nexian akan tetap bisa bertahan walaupun pesaing-pesaing masuk dengan berbagai ancaman.

  29. BETHA TRI WULANDARI (C1C008109) Says:
    March 18th, 2011 at 7:55 pm

    Mengapa bila dibandingkan dengan pesaing lain, perusahaan yang menerapkan strategi keunggulan biaya memiliki posisi menarik dibandingkan dengan produk pengganti?

    Jawaban:

    Karena apabila dihadapkan dengan kemungkinan produk pengganti, perusahaan ini lebih fleksibel daripada pesaingnya. Strategi ini dirancang untuk menghasilkan produk dengan harga yang paling rendah secara relatif, dibanding dengan pesaingnya, dengan kriteria produk yang dapat diterima oleh pelagganya. Strategi ini merebut persaingan dengan fitur yang unik, sehingga mempersulit masuknya produk baru dalam sebuah industri. Dengan menerapkan strategi ini perusahaan akan berusaha menyediakan fitur yang ada pada produk pengganti. Misalnya untuk mempertahankan konsumen, perusahaan dapat mengurangi harga. Dengan harga lebih rendah pada kualitas yang dapat diterima, perusahaan unggul biaya meningkatkan kemungkinan konsumen lebih menyukai produknya daripada produk pengganti.

  30. Ainunnisa Sekar Moktashari Says:
    March 18th, 2011 at 8:30 pm

    Ainunnisa Sekar Moktashari
    C1C008088

    Sebutkan dan jelaskan dua factor yang menetukan strategi investasi dalam strategi tingkat bisnis!
    Jawab : dua faktor yang memepengaruhi tersebut adalah posisi perusahaan dalam industri dan siklus hidup industri dimana perusahaan bersaing, dimana :
    (a) Posisi kompetitif
    Posisi bersaing perusahaan dapat dilihat dari 2 hal yaitu market share dan sifat
    distinctive competencies yang dimiliki.
    - Makin besar pangsa pasar, makin kuat posisi bersaing, investasi semakin menjanjikan.
    - Keunikan, kekuatan, dan banyaknya distinctive competencies yang dimiliki perusahaan
    membuat posisi bersaingnya kuat dan investasinya lebih menjanjikan.
    (b) Efek Life-cycle Industri
    Setiap fase industri memiliki lingkungan industri yang berbeda dan peluang serta
    ancaman yang berbeda. Persaingan paling kuat terjadi pada fase shakeout dimana persaingan semakin ketat.
    Perusahaan yang kuat butuh share-increasing strategi untuk menarik pelanggan dari perusahaan lemah atau yang keluar. Bagi cost leader, butuh investasi untuk cost control. Bagi diferensiator. investasi perlu untuk marketing dan after sales service.
    Perusahaan yang lemah akan menganut market concentration strategy (spesialisasi di segmen
    atau produk tertentu); perusahaan yang akan keluar menganut harvest alau liquidation
    strategy dan yang paling kecil persaingan pada fase embrionik karena dalam fase ini kebutuhan investasi tinggi karena diperlukan untuk membentuk keunggulan kompetitif strategi investasi yang sesuai ialah share-building strategi. Sasaran utama ialah membangun market share dan menciptakan keunggulan kompetitif yang unik dan stabil. Memerlukan sumberdaya besar untuk membangun kompetensi R & D
    dan marketing. Pada setiap fase industri memiliki implikasi investasi yang berbeda.

  31. DIAH LESTARININGRUM (C1C008122) Says:
    March 18th, 2011 at 10:13 pm

    Harga merupakan suatu hal yang dipertimbangkan oleh konsumen dalam membeli suatu produk tertentu. Mencapai keunggulan dalam harga merupakan tujuan dari adanya strategi keunggulan biaya. Ada beberapa strategi penentuan harga yang dapat mempengaruhi konsumen sehingga mau membeli produk perusahaan kita. Sebut dan jelaskan masing-masing strategi tersebut!!
    Jawaban :
    1. Prestige pricing
    Adalah menetapkan harga yang lebih tinggi dengan tujuan mempengaruhi konsumen dengan anggapan harga tinggi berarti mempunyai kualitas yang jauh lebih baik dari produk lain yang sejenis.

    2. Odd pricing
    Adalah strategi menetapkan harga ganjil atau sedikit di bawah harga seharusnya dengan tujuan mempengaruhi psikologis pembeli sehingga ia mengira produk tersebut lebih murah. Misalnya barang yang tadinya seharga Rp 100.000, diturunkan menjadi Rp 99.900

    3. Multiple unit pricing
    Adalah strategi penetapan harga untuk konsumen apabila ia membeli produk dengan jumlah tertentu. Misalnya penjual menetapkan harga yang lebih murah apabila pembeli membeli barang lebih dari 5 buah. Pembeli membayar Rp 1.500 untuk satu mie instan, tetapi ia dapat membayar hanya dengan Rp 1.000 jika ia membeli lebih dari 5 buah
    4. Price lining
    Adalah strategi penetapan harga dengan menawarkan cakupan harga yang berbeda dari lini yang berbeda, misalnya memberlakukan harga yang lebih mahal terhadap tiket nonton kelas standar dengan kelas VIP
    5. Leader pricing
    Adalah menciptakan harga yang lebih rendah dari harga pada umumnya dengan tujuan untuk meningkatkan omset penjualan

  32. Aulia Permadi (C1C008129) Says:
    March 18th, 2011 at 10:48 pm

    AULIA PERMADI / C1C008129

    Pertanyaan:
    Bagaimana perusahaan memilih dan mengidentifikasi peluang bisnis agar tercipta strategi tingkat bisnis yang tepat ?

    Jawaban:
    Peluang dipilih melalui pengamatan atas lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Identifikasi dilakukan dengan menentukan kompetensi inti yang cocok untuk menerapkan strategi pencipta nilai dalam pasar tertentu.
    Strategi merupakan sejumalah tindakan yang terintegrasi dan terkoordinasi yang diambil untuk mendayagunakan kompetensi inti serta memperoleh keunggulan bersaing.
    Karena kompetensi inti merupakan sumber daya dan kemampuan yang telah ditentukan sebagai sumber keunggulan bersaing bagi perusahaan terhadap pesaingnya.
    jadi, strategi yang tepat dapat tercipta jika didasarkan pada kompetensi inti yang khusus dari suatu perusahaan dan mengindikasikan bagaimana suatu organisasi bermaksud bersaing dalam pasar produk tertentu serta memperoleh keunggulan bersaing atas pesaingnya, dan strategi tingkat bisnis yang berhasil berdasarkan atas kebutuhan konsumen.
    perusahaan akan secara bersamaan mempelajari tiga hal-siapa, apa, dan bagaimana yang menyebabkan perusahaan menentukan kelompok konsumen mana yang akan dilayani, kebutuhan yang dimiliki komsumen yang harus dipenuhi, dan kometensi inti yang dimiliki yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

  33. RIKI NUGRAHA C1C008130 Says:
    March 18th, 2011 at 11:30 pm

    Dalam strategi differensiasi, untuk membangun citra positif agar terwujud differnsiasi dapat dilakukan melalui beberapa cara. Salah sau cara tersebut, yaitu melalui melalui dimensi citra persepsi.

    Pertanyaan:
    Bagaimana persepsi dapat memberikan citra positif pada produk suatu perusahaan sehingga tercipta differensiasi? Dan apakah produk yang telah dipersepsikan positif akan selamanya aman?

    Jawaban:
    Persepsi yang dibentuk di benak prospek amat lah menentukan keberhasilan suatu produk perusahaan. Ada yang mengatakan bahwa persepsi lebih penting dari kenyataan. Dan segala sesuatu yang ada di dunia ini sebetulnya hanyalah sekedar permainan persepsi saja. Seperti penjelasan diatas, Persepsi positif maupun negatif yang terbentuk pada produk suatu perusahaan dapat dibentuk melalui beberapa cara. Cara tersebut bergantung pada perusahaan masing-masing. Cara-cara yang biasa dilakukan perusahaan untuk membentuk persepsi positif produknya dapat melalui slogan atau positioning statement dan iklan. positioning statement merupakan Sebuah pernyataan posisi memberikan arahan atau fokus untuk bisnis atau organisasi. Ini adalah pernyataan tidak ada omong kosong tentang bagaimana perusahaan Anda dirasakan di benak target pasar Anda. Mengembangkan pernyataan Anda dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini. Contoh produk suatu perusahaan yang menggunakan positioning statement dan iklan untuk membentuk persepsi positif pada produknya yaitu PT Budi Sentosa dengan produknya larutan cap kaki tiga. Cap kaki tiga secara konsisten sejak pertama kali dikeluarkan atau dipasarkan dikomunikasikan sebagai air kemasan yang berisi larutan yang dapat mencegah dan menyembuhkan sariawan maupun panas dalam. Akhirnya cap kaki tiga dipersepsikan oleh orang-orang sebagai larutan yang bisa mencegah dan menyembuhkan panas dalam maupun sariawan. Bayangkan apa yang terjadi apabila larutan dalam botol kecil yang tidak ubahnya seperti air putih biasa itu, jika tidak dikomunikasikan sebagai larutan yang dapat mencegah dan menyembuhkan panas dalam dan sariawan. Maka persepsi yang terbentuk pun tentu tidak seperti sekarang. Walaupun banyak pesaing yang masuk tetap saja di dalam mind set orang-orang, larutan cap kaki tiga merupakan larutan terbaik yang dapat mencegah dan mengobati sariawan maupun panas dalam. Dengan positioning statement “larutan yang bisa mencegah dan menyembuhkan sariawan” maka cap kaki tiga mampu menghadirkan differensiasi produk dengan air kemasan lainnya.
    Produk yang telah dipersepsikan positif tidak selamanya aman. Jika suatu produk telah dipersepsikan positif oleh pasar sasarannya maka produk tersebut harus ditunjang dengan kenyataan yang memang positif. Artinya, ketika produk suatu perusahaan hanya menang di benak konsumen tapi kenyataannya tidaklah demikian maka pada akhirnya produk tersebut akan kropos juga atau akan tersaingi oleh produk perusahaan lain. Akibatnya produk tersebut tidak memiliki persepsi positif lagi di benak konsumennya. Selain hal tersebut, konsumen sekarang sudah semakin kritis. Konsumen sudah tidak bisa lagi dihipnotis oleh iklan dan positioning statement yang menarik saja. Oleh karena itu, perusahaan harus cerdik membangun positioning statement dan menciptakan iklan yang sesuai dengan kualitas produknya.

  34. DENIS DESRIANA C1C008111 Says:
    March 18th, 2011 at 11:31 pm

    DENIS DESRIANA C1C008111

    pertanyaan :
    Dasar perumusan BLS ialah kebutuhan pelanggan (apa yang diinginkan), kelompok
    pelanggan (siapa yang membutuhkan), dan distinctive competencies (kompetensi yang
    menonjol) untuk merespons kebutuhan pelanggan..
    salah satu element yang menentukan adalah segmentasi pasar.
    apa itu segmentasi pasar dan bagaimana stateginya..????

    jawaban :

    Segmentasi Pasar yg muncul oleh adanya Kelompok Pelanggan. Segmentasi pasar
    adalah pengelompokan pelanggan berdasar kebutuhan atau preferensi (keinginan). Ini
    diadopsi dalam strategi penciptaan keunggulan kompetitif. Misalnya, GM
    mengelompokkan pelanggan berdasar income dan membuat mobil sesuai dengan
    income tersebut.
    Pada dasarnya terdapat 3 strategi untuk segmentasi pasar
    (a) Mengabaikan perbedaan kebutuhan pelanggan, semua pelanggan sama.
    (b) Mengelompokkan pasar dan membuat produk untuk setiap kelompok.
    (c) Memperhatikan kelompok pelanggan dan memilih satu kelompok sebagai target

  35. Liza Silviana C1C009011 Says:
    March 18th, 2011 at 11:57 pm

    Pertanyaan:
    Apakah perusahaan yang melaksanakan strategi integrasi leadership cost/deferensiasi memiliki posisi yang lebih baik dibandingkan perusahaan yang melaksanakan satu strategi level bisnis yang dominan? jelaskan pendapat anda disertai dengan contohnya!

    Jawaban:
    Iya, perusahaan yang melaksanakan strategi integrasi leadership cost/deferensiasi memiliki posisi yang lebih baik, karena perusahaan mampu menghasilkan produk yang terdiferensiasi dengan biaya yang relatif rendah. Hal tersebut dapat memungkinkan perusahaan dapat memiliki akses pasar yang luas dan tingkat profitabilitas yang cukup tinggi.
    Sebagai contoh adalah produk mie instan dengan berbagai diferensifikasinya yang diproduksi PT. Indofood Sukses Makmur dapat dijual dengan harga yang rendah (harga eceran Rp1.400) per bungkusnya. Untuk dapat membuat produk mie instan dengan harga jual yang rendah tentu harus memiliki sistem produksi yang berbiaya rendah. Dengan strategi itu, perusahaan ini menguasai pasar mie instan di Indonesia bahkan mampu melebarkan produksi dan pemasarannya di luar negeri.

  36. Ratih Ayu Ningtyas C1C009035 Says:
    March 19th, 2011 at 12:28 am

    Pertanyaan:
    Perusahaan atau organisasi yang kompetitif secara strategis adalah mereka yang berkonsentrasi pada pelanggan dalam memilih dan menerapkan strategi-strategi tingkat bisnisnya dalam rangka memuaskan pelanggan. Hal apa saja yang dapat dilakukan agar pernyataan di atas dapat tercapai?

    Jawab :
    Hal yang dapat dilakukan:
    1. Mencari cara untuk memecahkan masalah-masalah pelanggan dengan barang-barang atau jasa yang perusahaan jual.
    2. Tetap fokus pada kebutuhan untuk melakukan inovasi secara terus-menerus, bahkan jika penawaran perusahaan terjual dengan sangat baik.
    3. Mencatukan bagaimana caranya menggunakan kompetensi-kompetensi inti perusahaan dengan cara-cara yang tidak dapat ditiru oleh para pesaing.
    4. Merancang strategi-strategi yang memungkinkan perusahaan memuaskan kebutuhan pelanggan saat ini, baik kebutuhan yang sudah diantisipasi maupun yang belum diantisipasi.
    Sebagai pemicu proses di atas, kebutuhan pelanggan diharapkan dapat membantu perusahaan untuk tetap menjadi pemimpin (leader) dalam mengembangkan teknologi-teknologi produk yang inovatif dan berpusat pada pelanggan.

  37. KIKY MEI KURNIANDONO C1C009009 Says:
    March 19th, 2011 at 11:12 am

    Pertanyaan :
    Sekalipun tindakan segmentasi pasar memiliki sederetan keuntungan dan manfaat bagi suatu perusahaan, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri.
    Apa sajakah kelemahan dari segmentasi itu?

    Jawaban :
    1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
    2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
    3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
    4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
    Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama.

  38. Selvia Kusuma Wardani (C1C009001) Says:
    March 19th, 2011 at 11:12 am

    Selvia Kusuma Wardani
    C1C009001
    Pertanyaan :
    Dalam aktivitasnya, suatu perusahaan pasti mempunyai strategi-strategi jitu untuk mengembangkan usahanya. Strategi itu diperlukan oleh suatu perusahaan sebagai alat untuk merefleksikan keyakinan perusahaan tentang dimana dan bagaimana ia mempunyai keunggulan di atas lawan-lawannya. Dua dari sekian strategi yang dikenal, yang akan dibahas di sini yaitu strategi kepemimpinan biaya dimana strategi ini dirancang agar dapat memproduksi barang atau jasa dengan biaya yang sekecil-kecilnya. Sedangkan strategi differensiasi adalah strategi yang dipakai oleh suatu perusahaan untuk berusaha berbeda dari para pesaingnya dalam segala dimensi. Bagaimana jika kedua strategi tersebut mengalami suatu proses kombinasi menjadi satu?
    Jawaban :
    Penggabungan akan pendekatan kedua strategi tersebut bukanlah menjadi suatu yang asing dan baru dilaksanakan. Perusahaan yang mampu mengkombinasikan kedua strategi tersebut secara sukses akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk berdaptasi secara cepat terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Seperti perubahan akan lingkungan, belajar keahlian dan teknologi baru menjadi lebih cepat, dan dapat memakai kompetensi-kompetensi inti untuk seluruh unit bisnis dan lini produk secara efektif.
    Hal tersebut didukung oleh sejumlah hasil riset yang telah dilakukan bahwa perusahaan yang dapat berhasil dalam persaingan industri adalah perusahaan yang mampu secara efektif megkombinasikan strategi biaya rendah dan melakukan diferensiasi. Selain itu, juga telah diemukan buti lainnya, perusahaan dengan kinerja terbaik dalam industri elektronik Korea merupakan hasil dari kombinasi kedua strategi tersebut. Jadi dapat dikatakan strategi integratif membuat perusahaan mungkin untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai pad pelanggan yaitu beberapa bentuk diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan differensiasi produk) dan biaya yang relatif rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya )

  39. Uke Rosita (C1C008107) Says:
    March 19th, 2011 at 11:31 am

    Pertanyaan :
    Jelaskan mengapa konsumen mejadi perhatian utama yang harus diidentifikasikan?

    Jawab :
    Konsumen menjadi perhatian utama bagi organisasi, baik organisasi yang bergerak dalam bidang manufaktur, jasa, maupun nonprofit karena dengan mengidentifikasi dan menentukan apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen, maka organisasi tersebut mampu memberikan pelayanan yang semestinya, yaitu degang menyesuaikan yang sebenarnya konsumen butuhkan dan menggunakan kompetensi inti yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan tersebut . Mengapa hal tersebut menjadi perhatian yang utama? Karena hal tersebut menjadi bagian yang paling tersulit dan biasanya terabaiakin oleh organisasi yang disebabkan karena perhatian mereka hanya terfokus pada laba, bagaimana bisa menjual sebanyak mungin untuk memperoleh laba yang tinggi. Padahal ini adalah laba jangka pendek, karena jika sebuah organisasi tidak dapat mengidentifikasi apa ya ng sebenarnya konsumen inginkan, maka organisasi tersebut merupakan organisasi yang telah kehilangan peluang. Dengan mengidentifikasi apa yang dibutuhka konsumen, organisasi dapat menentukan keputusan akan memproduksi apa, agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen, sehingga mengahasilkan keuntungan. Dengan terpenuhinya kebutuhan konsumen, maka loyalita akan terbangun dan organisasi sangat diuntungkan dengan kondisi tersebut, sehingga organisasi mampu untuk bertahan dan mengalahkan pesaing.

  40. NIKKEN WAHYU KINTEKI C1C009014 Says:
    March 19th, 2011 at 11:44 am

    Pertanyaan : Teknologi internet menjadi fenomena menakjubkan bagi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia sejak awal kemunculannya. Internet memberikan kemudahan untuk berinteraksi dengan pelanggan dan memungkinkan jaringan pemasaran yang lebih luas, efektif, dan efisien. Jika menilik keterkaitan antara internet dan pemasaran, mampukah internet menjadi media promosi utama bagi semua perusahaan?

    Jawab : Pendiri perusahaan Microsoft, Bill Gates, pernah menyebutkan bahwa sasaran pasar paling potensial melalui internet adalah kaum remaja. Bill Gates menyebut kaum remaja sebagai “gaya hidup web”. Pernyataan tersebut dapat kita jabarkan bahwa segmentasi pasar/ kelompok pasar yang paling dominan menggunakan internet untuk memenuhi kebutuhannya adalah remaja. Sedangkan untuk kelompok usia dewasa dan pensiun, dapat dipastikan porsi penggunaan internet lebih rendah. Bagi perusahaan yang sasaran utamanya adalah kaum remaja, internet bisa jadi media andalan untuk mempromosikan produknya. Akan tetapi yang menjadi masalah adalah; jika segmentasi pasar yang dituju perusahaan bukanlah kelompok remaja. Sebagai contoh sebuah perusahaan menyediakan jasa dengan segmentasi pasar kelompok lanjut usia, maka promosi melalui internet tidak menunjukkan hasil yang optimal. Hal ini bisa disebabkan karena pengguna internet dari golongan lansia tidak sebanyak kaum remaja. Sehingga strategi promosi perusahaan sebaiknya dilakukan melalui media lain seperti koran dan televisi. Strategi ini dapat dikatakan lebih tepat antara media promosi dan segmentasi pasar yang dituju.

  41. Inggit Widowati C1C009020 Says:
    March 19th, 2011 at 1:42 pm

    PERTANYAAN :
    Jelaskan strategi integratif kepemimpinan biaya dalam dunia usaha global ?

    JAWAB :
    Dalam dunia pasar global, kemampuan suatu perusahaan untuk menggabungkan pendekatan kepemimpinan biaya dapat menentukan dalam mempertahankan keunggulan kompetitif, dibandingkan perusahaan yang tergantung pada strategi generik yang dominan untuk keberhasilannya, perusahaan yang mampu menggunakan strategi integratif kepemimpinan biaya/differensiasi dengan sukses akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan-perubahan lingkungan, belajar keahlian dan tekhnolgi baru lebih cepat, dan secara efektif menggunakan kompetensi-kompetensi intinya diseluruh unit bisnis dan lini produk.

  42. TITIK KURNIAGUSTI P. (C1C008065) Says:
    March 19th, 2011 at 2:28 pm

    PERTANYAAN :
    Perusahaan-perusahaan harus fleksibel secara strategis agar berhasil dalam menggunakan strategi integratif kepemimpinan biaya/diferensiasi. Terdapat 3 pendekatan terhadap kerja organisasional yang dapat meningkatkan fleksibilitas strategis yang berkaitan dengan penggunaan strategi tersebut. Sebut dan jelaskan ketiga pendekatan tersebut !

    JAWABAN :
    1. Sistem Manufaktur Fleksibel
    Suatu Sistem Manufaktur Fleksibel (Flexible Manufacturing System-FMS) adalah proses yang dikontrol oleh komputer untuk memproduksi berbagai produk dalam kuantitas yang moderat, fleksibel dengan intervensi manual yang minimum. Tujuan dari FMS adalah untuk menghilangkan pertukaran (trade off) biaya rendah-versus-perdagangan variasi produk yang melekat dalam teknologi manufaktur tradisional. Fleksibilitas yang diberikan oleh FMS memungkinkan suatu pabrik untuk berubah dengan cepat dan mudah dari pembuatan suatu produk ke pembuatan produk lainnya. Jika digunakan dengan benar, FMS dapat membantu perusahaan menjadi lebih fleksibel dalam menanggapi perubahan kebutuhan pelanggan, sambil tetap mempertahankan keunggulan biaya rendah dan kualitas produk dengan konsisten. Karena FMS mengurangi ukuran lot yang diperlukan untuk memanufaktur sebuah produk dengan efisien, kapasitas perusahaan untuk melayani kebutuhan unik dari ruang lingkup persaingan yang sempit meningkat. Penggunaan FMS yang efektif berkaitan dengan kemampuan perusahaan untuk memahami batasan-batasan yang mungkin diciptakan oleh sistem ini dan untuk merancang bauran mesin, sistem komputer, dan pekerja manusia, dengan efektif. Sistem Eksekusi Manufaktur (Manufacturing Execution System-MES) adalah salah satu jenis FMS, yang mampu membuat simulasi dan segala sesuatu yang terjadi di pabrik, termasuk rute produksi dan arah proses. Dengan MES, perubahan dapat dilakukan dengan cepat untuk memodifikasi proses manufaktur sebuah produksi.

    2. Jaringan Informasi di antara Perusahaan-perusahaan
    Jaringan informasi baru yang menghubungkan perusahaan manufaktur dengan para suplier, distributor, dan para pelanggannya merupakan perkembangan teknologi lainnya yang meningkatkan fleksibilitas strategis dan daya tanggap perusahaan. Banyak perusahaan telah melakukan investasi dengan jumlah yang signifikan (dalam jumlah dolar dan orang) untuk menginstalasi sistem perangkat lunak perencanaan sumber daya perusahaan (Enterprise Resource Planning-ERP) yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. Peningkatan ini dihasilkan oleh penggunaan sistem ini melalui data keuangan dan operasional yang bergerak dengan cepat antara satu departemen ke departemen lainnya. Selain itu, sistem ini mendukung pertukaran data antara perusahaan dengan para suplier dan distributornya.

    3. Sistem Manajemen Kualitas Total
    Tujuan penting yang dicari melalui penggunaan sistem Manajemen Kualitas Total (Total Quality Management-TQM) adalah peningkatan kualitas produk perusahaan dan tingkat produktivitas dari seluruh organisasi. Peningkatan kualitas memusatkan perhatian pelanggan pada perbaikan kinerja produk dan pada utilitas reabilitas bentuk-bentuknya. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mencapai diferensiasi dan terutama harga-harga dan pangsa pasar yang lebih tinggi. Penekanan pada kualitas teknik produksi akan menurunkan biaya manufaktur dan jasa melalui penghematan dalam pengerjaan kembali, bahan-bahan sisa, dan biaya garansi. Penghematan ini dapat menghasilkan keunggulan kompetitif bagi perusahaan di atas pesaing-pesaingnya. Jadi, program TQM menyatukan aspek-aspek strategi diferensiasi dan kepemimpinan biaya. Empat asumsi kunci yang mendasari TQM, yaitu asumsi pertama adalah bahwa “biaya kualitas yang buruk jauh lebih besar dari biaya pengembangan proses yang memproduksi produk dan jasa berkualitas tinggi”. Asumsi kedua adalah bahwa “para pegawai secara alamiah peduli pada pekerjaannya dan akan berinisiatif untuk memperbaikinya”. Asumsi ketiga adalah bahwa “sistem organisasi terdiri dari bagian-bagian yang tingkat saling ketergantungannya sangat tinggi.” Memecahkan masalah interdependensi memerlukan proses pengambilan keputusan yang integratif dengan partisipasi dari semua wilayah-wilayah fungsional yang terpengaruhi. Asumsi keempat adalah bahwa “tanggung jawab untuk sistem TQM yang efektif berada tepat pada pundak manajer tingkat-atas.” Mereka harus terbuka dan sepenuhnya mendukung penggunaan sistem TQM dan menerima tanggung jawab untuk rancangan organisasi yang memungkinkan para pegawainya bekerja dengan efektif.

  43. DIAH AYU PARAMITA C1C009039 Says:
    March 19th, 2011 at 6:00 pm

    Pertanyaan :

    Jelaskan cara untuk mengidentifikasi dan menentukan bagaimana memuaskan kebutuhan pelanggan beserta contohnya !

    Jawaban :

    Perusahaan harus mampu memuaskan pelanggan untuk berhasil. Kebutuhan merujuk ke manfaat dan berbentuk barang atau jasa yang ingin dibeli oleh pelanggan. Kebutuhan dasar dari semua pelanggan adalah membeli produk yang bernilai. Dan tantangan untuk mengidentifikasi dan menentukan cara untuk memuaskan kebutuhan pelanggan adalah melalui produk-produknya. Produk-produk yang sekarang tersedia membantu usaha-usaha perusahaan untuk lebih memahami para pelanggan dan suppliernya dan untuk mengatur relasinya dengan mereka. Misalnya, melalui akuisisinya terhadap Smart Technologies,i2 Technologies menawarkan perangkat lunak ke perusahaan-perusahaan yang mendukung manajemen relasi pelanggan yang didasarkan pada internet. Selain itu, produk yang berbendera i2 mengatur informasi-informasi yang berkaitan dengan pelanggan dan supplier perusahaan manufaktur. Keputusan GM baru-baru ini untuk menggunakan perangkat lunak dan jasa i2, dilihat sebagai afirmasi yang signifikan bagi strategi perusahaan itu untuk membantu mengembangkan pelatihan yang berpusat pada internet. Serta penting juga bagi perusahaan untuk mengakui bahwa hanya melalui kepuasaan total akan kebutuhan mereka maka pelanggan mengembangkan tipe kesetiaan kepada perusahaan.

  44. Dwi Aprianingsih C1C009006 Says:
    March 19th, 2011 at 6:04 pm

    Pertanyaan :
    Apa yang menjadi perhatian perusahaan jika memilih strategi kepemimpinan biaya dalam strategi tingkat bisnisnya?
    Jawaban :
    Jika Perusahaan memilih strategi kepemimpinan, maka memerlukan fokus dan konsistensi terhadap pemicu – pemicu biaya yang lebih rendah, dan relatif terhadap biaya-biaya pesaing. Selain itu, perusahaan harus berhati-hati untuk tidak sepenuhnya mengabaikan sumber daya diferensiasi yang dihargai oleh pelanggan. Sumber daya tersebut seperti desain inovatif, servis setelah penjualan dan kualitas produk. Hal itu dengan tujuan agar strategi yang digunakan dapat berhasil.

  45. Wulandari Ajeng Savitri/C1C009019 Says:
    March 19th, 2011 at 6:10 pm

    Bagaimana cara menilai Strategic Business Unit (SBU) Perusahaan?

    Sangatlah penting bagi seorang Pimpinan, untuk menilai dan mengevaluasi apakah unit bisnis yang dibawah kendalinya benar-benar menguntungkan. Ada beberapa cara menilai sebuah Strategic Business Unit (selanjutnya disingkat SBU). Salah satunya dan umum digunakan adalah menghitung nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan bisa dihasilkan dari SBU yang bersangkutan. Nilai sekarang dari arus kas tersebut merupakan nilai dari SBU.

    Di bawah ini tahap-tahap perhitungan dengan model arus kas didiskonto (discounted cash flow model), yang antara lain saya dapatkan dari bukunya pak Bramantyo, berjudul “Restrukturisasi Perusahaan Berbasis Nilai. Strategi Menuju Keunggulan Bersaing” (2004: 83-105). Tahap penilaian SBU terdiri atas 10 tahap, yang secara garis besarnya sebagai berikut:

    a. Tahap 1: Tetapkan basis “FCFE” (Free Cash Flow for Equity)

    FCFE adalah singkatan dari Free Cash Flow for Equity yang artinya, arus kas yang menjadi hak pemegang saham, yang secara prinsip dapat ditarik oleh pemegang saham. Pada tahap ini menghitung FCFE mulai tahun dasar, adalah saat dimana perusahaan akan menjual SBU yang bersangkutan, atau saat dimana perusahaan akan membeli suatu perusahaan untuk dijadikan SBU. Atau saat perusahaan ingin mengetahui nilai SBU, sekalipun perusahaan tidak ada rencana melakukan transaksi jual beli SBU yang bersangkutan.

    b. Tahap 2: Hitung FCFE yang disesuaikan.

    FCFE perlu disesuaikan supaya mencerminkan FCFE yang benar-benar dihasilkan dari operasi normal. Sekalipun didasarkan atas laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik, nilai FCFE tetap perlu diperiksa ulang. Karena, nilai FCFE akuntansi, yaitu yang sesuai angka dalam laporan keuangan, belum menunjukkan nilai FCFE ekonomis. Hal ini disebabkan masih banyak ruang bagi perusahaan dan akuntan publik untuk mempercantik laporan keuangan. Kasus-kasus perusahaan yang menyajikan laporan keuangan tidak valid, tetapi memperoleh pendapat “wajar tanpa syarat” oleh akuntan publik sudah banyak dipublikasikan di koran-koran.

    c. Tahap 3: Pertimbangkan tindakan perusahaan yang mungkin

    Perusahaan juga perlu mengidentifikasi tindakan yang mungkin dilakukan sebelum memperjual belikan suatu SBU. Tindakan tersebut bisa jadi berdampak sangat signifikan terhadap SBU yang bersangkutan, misalnya bila perusahaan melelang sebagian dari aset perusahaan, tentu nilai perusahaan akan menurun.

    d. Tahap 4: Tetapkan tingkat pertumbuhan

    Setelah mendapatkan nilai FCFE pada tahun dasar, tahap berikutnya adalah menetapkan tingkat pertumbuhan FCFE. Bila SBU atau perusahaan yang sedang dinilai berada pada siklus pengenalan (masuk kuadran “tanda tanya”) atau pada siklus awal pertumbuhan (tahun pertama berada pada kuadran “bintang”), perusahaan dapat menggunakan dua angka pertumbuhan. Pertumbuhan FCFE pertama dihitung sejak SBU atau perusahaan akan dihitung nilainya, atau saat basis FCFE, sampai lima tahun berikutnya. Setelah periode lima tahun ini, FCFE SBU atau perusahaan sudah mencapai tingkat pertumbuhan yang normal. Pertumbuhan FCFE kedua diterapkan untuk periode normal tersebut.

    Ada juga yang menyatakan agar tingkat pertumbuhan dibuat lebih konservatif, agar hasilnya tidak over valued, dengan membagi tingkat pertumbuhan ke dalam beberapa sub periode (tidak hanya dua sub periode).

    Cara lain menetapkan pertumbuhan adalah:

    Pertumbuhan = Retention Ratio x ROE

    Retention Ratio adalah rasio antara laba ditahan dengan laba bersih yang telah disesuaikan. Sedangkan ROE (Return on Equity) adalah rasio antara laba bersih yang telah disesuaikan dengan nilai ekuitas dalam neraca.

    e. Tahap 5: Menetapkan tingkat diskonto

    Tingkat diskonto atau Cost of Equity (CoE) dapat ditetapkan dengan beberapa cara, antara lain:

    Konsep CAPM. Capital Asset Pricing Model (atau CAPM) nerupakan salah satu cara populer untuk menetapkan CoE. Cara menetapkan CoE menggunakan CAPM secara praktis dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

    Ri = Rf + b(Rm-Rf), dengan

    * Ri = CoE SBU atau perusahaan
    * Rf = Tingkat pengembalian investasi bebas risiko
    * b = beta dari SBU atau perusahaan
    * Rm= tingkat pengembalian pasar

    Konsep APM (Arbitrage Pricing Model)

    Konsep ini ada yang menyebutnya sebagai Arbitrage Pricing Theory (APT) . Perbedaan formula penghitungan CoE menggunakan APM dan CAPM adalah dalam hal faktor pasar. Pada CAPM, hanya Rm, tingkat pengembalian pasar, yang digunakan sebagai faktor pasar. Asumsinya, semua variavel sudah tercermin dalam Rm. Sedangkan pada konsep APM, ada anggapan bahwa terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi Rs selain Rm. Misalnya, pertumbuhan produk nasional (gPNB), pertumbuhan harga minyak (Ro), laju inflasi (Rp), pertumbuhan jumlah uang beredar (Rc) dan sebagainya.

    Dengan demikian, semakin banyak menemukan faktor pasar yang relevan, semakin banyak variabel yang digunakan untuk regresi atau pembuatan model. APM tidak memberikan petunjuk faktor pasar apa saja yang perlu digunakan untuk menentukan Rs.f. Analis dituntut untuk mampu bermain-main dengan statistik dan ekonometrik supaya dapat menghitung Rs.f dengan baik.

    Analis juga dituntut dapat menetapkan besarnya premium.

    Rs = CoE = Rf + premium

    Pengertian premium adalah tambahan biaya yang harus ditanggung dan ditawarkan ke investor, supaya investor mau menginvestasikan uangnya ke SBU atau perusahaan yang dianalisis. Adanya tambahan biaya karena investasi di SBU atau perusahaan, memiliki risiko yang lebih besar dibanding dengan investasi di obligasi pemerintah dengan tingkat pengembalian sebesar Rf. Semakin besar risiko, semakin besar pula premium yang perlu diberikan.

    Sebagai contoh, SBU untuk perusahaan pengembang, real estat, otomotif, tergolong SBU berisiko tinggi. SBU untuk perusahaan jasa manajemen, dan industri kebutuhan dasar, memiliki tingkat risiko yang lebih rendah.

    f. Tahap 6: Tetapkan Terminal Value.

    Istilah terminal value sering diasosiasikan sebagai salvage value (nilai sisa). Nilai sisa perlu diprediksi untuk sebuah proyek yang ada masa berakhirnya. Misalkan proyek pembangkit listrik dengan umur 25 tahun. Sebelum memutuskan investasi dan menetapkan nilai proyek tersebut, analis perlu menghitung berapa nilai sisa dari proyek tersebut setelah 25 tahun yang akan datang. Cara menghitung nilai sisa bisa menggunakan perkiraan nilai likuidasi. Oleh karena itu, asumsi selama kurun waktu prediksi sangat diperlukan. Semakin baik asumsi dibuat, akan semakin akurat pula perhitungannya.

    Penggunaan terminal value berbeda dengan penggunaan nilai sisa. Terminal value digunakan untuk perusahaan, yang tidak ada umur akhir atau jatuh temponya. Sesuai dengan prinsip going concern dari akuntansi, sebuah perusahaan, atau SBU, diasumsikan akan hidup terus. Oleh karena itu nilai sisa tak dapat dipergunakan, dan digunakan terminal value sebagai ukuran.

    Secara prinsip, terminal value merupakan nilai perusahaan pada suatu titik waktu di masa depan. Penetapan kurun waktu untuk perhitungan terminal value tidak tergantung pada umur buku atau umur ekonomis suatu aset, tetapi berdasar pola pertumbuhan FCFE, yang merupakan hasil analisis pada tahap 4. Titik waktu penghitungan terminal value adalah saat dimana pertumbuhan atau gt sudah mencapai tingkat pertumbuhan yang konstan.

    Misalnya, setelah enam tahun pertumbuhan diasumsikan stabil, maka terminal value dihitung pada akhir tahun ke enam. Demikian juga jika pertumbuhan FCFE diasumsikan stabil pada akhir tahun ke 20, maka terminal value dihitung pada akhir tahun ke-20.

    g. Tahap 7: Menghitung kelebihan kas

    Penghitungan pada tahap 1 s/d tahap 6 di atas berdasarkan asumsi bahwa uang tunai (kas) perusahaan berada pada tingkat normal. Kelebihan kas merupakan kekayaan terpisah dari segala kekayaan yang telah dihitung dari tahap 1 sampai dengan tahap 6 di atas.

    h. Tahap 8: Menghitung nilai perusahaan

    Apabila tahap 1 sampai dengan tahap 7 telah dijalankan dengan baik, maka tahap 8 hanya teknis perhitungan. Nilai perusahaan terdiri dari 3 (tiga) komponen. Komponen pertama, present value dari FCFE selama kurun waktu mulai tahun dasar sampai tahun ke n, tahun terakhir sebelum pertumbuhan FCFE konstan. Komponen kedua, present value dari Terminal Value tahun ke n, yang telah dihitung pada tahap 6. Komponen ketiga, adalah kelebihan kas, yang telah dihitung pada tahap 7.

    Nilai perusahaan adalah:

    Present Value dari FCFE tahun ke n, ditambah Present Value dari terminal value tahun ke-n ditambah dengan kelebihan kas.

    i. Tahap 9: Menghitung jangkauan nilai perusahaan.

    Hasil penilaian tahap 1 sampai dengan 8 hanyalah satu nilai perusahaan. Nilai tersebut merupakan nilai harapan atau ekspektasi, apabila segala asumsi yang digunakan benar-benar terjadi tanpa adanya penyimpangan. Dalam kenyataan, penyimpangan sangat mungkin terjadi.

    Ketidakpastian variabel-variabel tersebut menyebabkan nilai perusahaan bisa bervariasi. Bila variabel makro bergerak ke arah memburuk, nilai perusahaan akan menurn, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan dalam berbagai kondisi. Cara yang umum adalah melakukan analisis sensitivitas atau simulasi. Analis mengulangi tahap 1 sampai dengan tahap 8 dengan berbagai skenario, dengan mengubah variabel-variabel. Dalam setiap skenario kejadian, bisa terjadi perubahan variabel makro sekaligus, dan setiap terjadi perubahan skenario, analis melakukan analisis ulang dari tahap 1 sampai tahap 8. Dengan melakukan analisis untuk berbagai kemungkinan kejadian, analis akan menemukan berbagai kemungkinan nilai perusahaan.

    Yang dimaksudkan dengan nilai jangkauan (range) disini adalah selisih antara tertinggi dan terendah dari nilai perusahaan. Pada akhir tahap 9 akan diperoleh dua besaran angka, yaitu:

    1. Ekspektasi nilai perusahaan. Nilai ini diperoleh dari hasil tahap 1 sampai dengan tahap 8.
    2. Kemungkinan naik turunnya nilai perusahaan, disekitar nilai ekspektasi tersebut. Naik turunnya nilai ekspektasi perusahaan, diperoleh dari tahap 9.

    j. Tahap 10: Hitung Price/FCFE multiple.

    Price/FCFE multiple merupakan rasio antara nilai perusahaan dibagi dengan nilai FCFE tahun dasar. Apabila rasio untuk SBU atau perusahaan yang sedang dianalisis diketahui, analis perlu menghitung rasio yang sama untuk perusahaan atau SBU sejenis. Tujuannya untuk melihat gambaran tingkat penerimaan pasar. Apabila rasio untuk SBU yang dianalisis tinggi, dikawatirkan perhitungan dari tahap 1 sampai dengan tahap 8 kurang akurat. Sebaliknya, jika rasio SBU atau perusahaan yang dianalisis rendah, jangan-jangan anda akan menjual SBU terlalu murah.

    Dari tahap di atas, anda telah siap untuk menjual SBU atau perusahaan, yang tak sejalan dengan strategi korporat. Bagaimana dengan praktek sehari-hari? Jika anda sebagai Pimpinan perusahaan, anda harus mempunyai tim analisis yang kuat untuk membuat penilaian tersebut. Apabila hal ini tak memungkinkan, anda bisa meminta bantuan konsultan independen, untuk melakukan due dilligence (uji tuntas) guna menilai SBU atau perusahaan yang akan dijual, atau yang hendak anda beli. Namun demikian, anda tetap perlu mempunyai tim internal yang handal, sebagai counterpart dari konsultan tersebut, dan pada akhirnya anda mempunyai tim sendiri bilamana proses due dilligence telah selesai.

  46. Lina Muji Astuti C1C009029 Says:
    March 19th, 2011 at 6:15 pm

    Pertanyaan:
    Mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratif dapat menghasilkan laba di atas rata-rata??

    Jawaban:
    Karena manfaat strategi ini bersifat aditif (tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga premium, pada saat yang bersamaan, kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya yang rendah. Jadi, strategi integratif memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan yaitu beberapa bentuk diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi produk) dan biaya yang relatif rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya).

  47. Asad Hizbullah C1C008024 Says:
    March 19th, 2011 at 6:24 pm

    Pertanyaan :

    Bagaimana cara perusahaan dalam melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan agar mereka puas terhadap pelayanan dan produk perusahaan?

    Jawab:

    - Dengan menerapkan keunggulan produk. Produk yang dihasilkan harus benar-benar kompetitif. Apabila perusahaan mengincar konsumen kelas menengah keatas, produk harus benar memiliki nilai kompetitif dan berkualitas tinggi. Apabila perusahaan mengincar konsumen dari kelas menengah ke bawah, perusahaan harus benar-benar menekan harga dengan kualitas yang standar.
    - Dengan melakukan penerapan keunggulan operasional. Apabila penerapan operasional yang benar-benar ditekan semaksimal mungkin, maka ongkos produksi juga akan semakin keil, dengan demikian harga produk yang dihasilkan juga lebih rendah.
    - Dengan memaksimalkan pelayanan pada pelanggan. Dengan hubungan yang berlangsung baik dengan pelanggan, maka secara tidak langsung perusahaan juga dapat mengetahui kekurangan serta kelebihan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.

  48. Lina Muji Astuti C1C009029 Says:
    March 19th, 2011 at 6:42 pm

    Pertanyaan:
    Mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratif dapat menghasilkan laba di atas rata-rata??

    Jawab:
    Karena manfaat strategi ini bersifat aditif (tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga premium, pada saat yang bersamaan, kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya yang rendah. Jadi, strategi integratif memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan yaitu beberapa bentuk diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi produk) dan biaya yang relatif rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya).

  49. Putri Krisnasari C1C009036 Says:
    March 19th, 2011 at 6:46 pm

    SOAL:
    Strategi kepemimpinan biaya memungkinkan perusahaan menghasilkan laba di atas rata-rata yang juga disebabkan oleh adanya faktor-faktor kompetitif yang kuat. Salah satunya adalah kekuatan tawar menawar supplier. Jelaskan!

    JAWABAN:
    Pemimpin biaya beroperasi dengan margin yang lebih besar daripada para pesaingnya. Margin laba yang lebih tinggi dari para pesaing memungkin pemimpin biaya untuk menyerap kenaikan harga supplier. Ketika suatu industri mengalam kenaikan biaya persediaan yang substansial, pemimpin biaya mungkin satu-satunya perusahaan yang mampu membayar lebih tinggi itu dan terus menghasilkan laba di atas rata-rata. Pemimpin biaya yang kuat dapat mendesak para supplier untuk menahan harga dan mengurangi margin mereka dalam proses tersebut.

  50. Tri Ernawati Setyorini C1C009034 Says:
    March 19th, 2011 at 6:48 pm

    Pertanyaan:
    Jelaskan apa yang dimaksud dengan Strategi diferensiasi dan berikan contohnya!

    Jawaban:
    -Strategi diferensiasi adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk memproduksi barang atau jasa yang dianggap para pelanggan berbeda dalam hal-hal yang penting bagi mereka. Strategi diferensiasi menuntut perusahaan untuk menjual produk-produk non-standar kepada para pelanggan yang memiliki kebutuhan unik.

    Contohnya: Dengan lini produk Lexus-nya, Toyota berusaha memuaskan kebutuhan unik para pelanggannya untuk ciri-ciri diferensiasi tertentu misalnya, kualitas produk sambil mengirimkan mobil non-standar perusahaan ke mereka dengan tingkat biaya yang dapat diterima.

  51. Deby Dwi Anastya Putra C1C009007 Says:
    March 19th, 2011 at 7:25 pm

    Pertanyaan :
    Tujuan sebuah perusahaan adalah untuk memuaskan kebutuhan pelanggan, sehingga perusahaan tersebut dapat memperoleh laba. Upaya apa yang dilakukan perusahaan untuk hal tersebut?

    Jawaban :
    Salah satu kunci kenapa perusahaan harus mampu memuaskan kebutuhan pelanggannya melalui produk yang diproduksinya adalah bahwa dalam analisis akhir, laba yang dihasilkan dari relasi dengan pelanggan yang imbasnya dapat menhidupi kegiatan perusahaan tersebut. Agar strategi yang di jalankan oleh perusahaan berjalan dengan baik, maka perusahaan melakukan berbagai cara atau strategi, yaitu segmentasi pasar, yang merupakan suatu proses dimana melalui orang- orang dengan kebutuhan yang sama dikelompokan ke dalam individu dan kelompok yang dapat diidentifikasi. Segmentasi pasar merupakan proses dua langkah dalam menamakan pasar produk yang luas dan mensegmentasikan mereka untuk memilihpasar sasaran dan mengembangkan bauran pasaran yang cocok. Ketika hal itu sudah dilakukan dengan baik, maka tugas perusahaan menjadi mudah dalam pemilihan produk-produk apa saja yang akan dibutuhkan oleh individu atau kelompok pelanggan sehingga perusahaan akan mendapatkan lapa yang optimal.

  52. MARIA IMACULATA DEBBY PDS Says:
    March 19th, 2011 at 7:49 pm

    MARIA IMACULATA DEBBY PDS ( C1C009032)

    Jelaskan alasan mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratife dapat menghasilkan laba di atas rata-rata? Berikan contohnya!

    Jawaban:
    Alasan mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratife tersebut dapat menghasilkan laba di atas rata-rata adalah bahwa manfaat strategi ini bersifat aditif (tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga premium, pada saat yang bersamaan, kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya rendah. Jadi, strategi integrative memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan : beberapa jenis diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi produk) dan biaya relative rendah (tapi tidak serendah produk dari npemimpin biaya).

    Contoh:
    Kosmo.com adalah sebuah usaha baru. Ia berusaha untuk mencapai daya saing strategis dengan menggunakan strategi integrative kepemimpinan biaya/diferensiasi. Melalui situs webnya, Kosmo.com ini mengirimkan “junk food” dan video kepada para pelanggannya. Oreos,popcorn,twizzlers,minuman soda dll adalah contoh item yang dapat dipesan pelanggan dan dapat dikirim kerumah mereka hanya dalam satu jam. Pengiriman gratis adalah salah satu bentuk diferensiasi utama perusahaan tersebut. Item makanan dihargai dengan tingkat harga yang sama dengan took-toko bahan pangan lokal. Bentuk diferensiasi Kosmo.com meliputi bentuk belanja online yang nyaman dengan pengiriman ke rumah. Bentuk diferensiasi ini menghasilkan tanggapn yang positif. Sesuai dengan strategi tingkat bisnis lainnya, Kosmo.com menjual produk-produknya dengan harga yang dapat dibandingkan dengan harga-harga di took tradisional. Jadi, strategi perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dalam hal biaya diferensiasi dan biaya pengiriman.

  53. NURUL RISQI AMALIA C1C009003 Says:
    March 19th, 2011 at 8:09 pm

    pertanyaan :
    apa saja resiko yang berhubungan dengan strategi pembedaan?
    jawaban :
    1. keputusan kelompok konsumen bahwa perbedaan antara produk standar tidak senilai dengan harga tingginya produk yang dibedakan.
    2. ketidak mampuan produk yang dibedakan untuk menciptakan jenis nilai yang mau dibayar oleh konsumen,
    3. kemampuan pesaing untuk menyediakan konsumen dengan produk yang memiliki fungsi yang mirip dengan produk dibedakan,tetapi dengan biaya lebih rendah.

  54. HADI DWI SUJISNTO (C1C007042) Says:
    March 19th, 2011 at 8:24 pm

    pertanyaan:
    Kebutuhan konsumen harus ditentukan begitu kelompok konsumen perusahaan telah dipilih, mengapa?

    Jawaban:
    Meningkatnya segmentasi pasar dalam perekonomian global, perusahaan semakin mahir dalam mengidentifikasi perbedaan yang persis antara kebutuhan dan preferensi konsumen. Dilengkapi dengan pengertian ini perusahaan mampu untuk mensegmentasikan konsumen menjadi kelompok relevan yang bersaing.
    Kelompok relevan yang bersaing adalah kelompok dengan kebutuhan atau preferensi unik. Masing-masing kelompok mempunyai kepercayaan, aspirasi, selera, dan kebutuhan yang berlainan. Dengan demikian adalah peluang bersaing yang signifikan untuk perusahaan-perusahaan yang mampu memenuhi kebutuhan khusus dari kelompok pelanggan yang berbeda. Itulah mengapa kelompok konsumen harus dipilih dahulu baru menentukan kebutuhan konsumen.

  55. Lina Muji Astuti C1C009029 Says:
    March 19th, 2011 at 8:44 pm

    Pertanyaan:
    Mengapa perusahaan yang berhasil menerapkan strategi integratif dapat menghasilkan laba di atas rata-rata?

    Jawab:
    Karena manfaat strategi ini bersifat aditif (tambahan). Diferensiasi mengarah ke harga-harga premium, pada saat yang bersamaan, kepemimpinan biaya berimplikasi pada biaya yang rendah. Jadi, strategi integratif memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan menawarkan dua jenis nilai kepada pelanggan yaitu beberapa bentuk diferensiasi (tapi lebih sedikit dari yang disediakan oleh perusahaan diferensiasi produk) dan biaya yang relatif rendah (tapi tidak serendah produk dari pemimpin biaya).

  56. Finda Rahmayanti C1C009005 Says:
    March 19th, 2011 at 8:51 pm

    Pertanyaan:
    Apa yang menjadi dasar segmentasi pasar?

    Jawaban:
    Yang menjadi dasar dalam membagi pasar menjadi segmen-segmen tertentu yang akan dilayani, adalah hampir setiap ciri manusia dan organisasi yang dapat diidentifikasi, sesuai dengan karakteristik yang melekat padanya. Dengan kata lain adalah variasi kebutuhan pelanggan yang berbeda-beda namun pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi beberapa segmen.

  57. NUNING PRATIWI C1C008097 Says:
    March 19th, 2011 at 9:15 pm

    Pertanyaan:
    Bagaimana seharusnya organisasi saat ini, agar dapat bersaing secara strategis?

    Jawaban:
    Globalisasi menuntut organisasi atau perusahaan untuk terus melakukan dinamisasi. Hal tersebut berlaku juga untuk menentukan strategi bisnisnya, karena setiap strategi beberapa puluh tahun yang lalu mungkin sudah tidak relevan untuk digunakan saat ini. Perusahaan kini harus berfikir terus mengenai siapa konsumen mereka dan bagaimana menggunakan kompetensi inti mereka sedemikian rupa sehingga tidak dapat ditiru pesaing. Usaha untuk mengetahui siapa konsumen perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut:
    1. Siapa: menentukan konsumen yang dilayani
    Konsumen dapat dapat dibagi menjadi kelompok – kelompok berdasarkan perbedaan kebutuhan mereka.
    2. Apa: menentukan kebutuhan konsumen untuk dipenuhi
    Perusahaan yang terus menerus memberikan nilai yang semakin bertambah kepada konsumen sering kali mencapai daya saing strategis dan laba tinggi.
    3. Bagaimana: menentukan kompetensi inti untuk digunakan guna memenuhi kebutuhan konsumen.

  58. NUNING PRATIWI C1C008097 Says:
    March 19th, 2011 at 9:24 pm

    Pertanyaan:
    Bagaimana seharusnya organisasi saat ini, agar dapat bersaing secara strategis?
    Jawaban:
    Globalisasi menuntut organisasi atau perusahaan untuk terus melakukan dinamisasi. Hal tersebut berlaku juga untuk menentukan strategi bisnisnya, karena setiap strategi beberapa puluh tahun yang lalu mungkin sudah tidak relevan untuk digunakan saat ini. Perusahaan kini harus berfikir terus mengenai siapa konsumen mereka dan bagaimana menggunakan kompetensi inti mereka sedemikian rupa sehingga tidak dapat ditiru pesaing. Usaha untuk mengetahui siapa konsumen perusahaan dapat digambarkan sebagai berikut:
    1. Siapa: menentukan konsumen yang dilayani
    Konsumen dapat dapat dibagi menjadi kelompok – kelompok berdasarkan perbedaan kebutuhan mereka.
    2. Apa: menentukan kebutuhan konsumen untuk dipenuhi
    Perusahaan yang terus menerus memberikan nilai yang semakin bertambah kepada konsumen sering kali mencapai daya saing strategis dan laba tinggi.
    3. Bagaimana: menentukan kompetensi inti untuk digunakan guna memenuhi kebutuhan konsumen.

  59. Noor Matiin Yunita (C1C007006) Says:
    March 19th, 2011 at 9:32 pm

    NOOR MATIIN YUNITA
    C1C007006

    Pertanyaan :
    Bagaimanakah tindakan strategis perusahaan dalam memperoleh loyalitas konsumen dalam rangka pemenuhan kebutuhan konsumen agar perusahaan dapat bertahan dan mencapai daya saing ?

    Jawab :
    - penyediaan produk yang tepat dan fokus terhadap produk/ identitas produk.
    - kemampuan mendengarkan dengan seksama pada konsumen untuk mengantisipasi kebutuhan di masa yang akan datang
    - menghubungkan kompetensi dengan kebutuhan konsumen,agar didapat produk yang maksimal yang sesuai kebutuhan konsumen.
    - mengelola citra perseptual,dimana perusahaan harus menciptakan citra persepsi terhadap produknya.
    - memberikan produk dengan fungsi yang dapat diterima dan harga yang bersaing terendah
    Kategori Strategi Bisnis
    - Arus konstan keluaran baru
    Didasarkan pada inovasi dini atau fase pengenalan dalam siklus hidup.
    - Bersaing sepanjang siklus hidup dengan pemenang
    Eksploitasi teknologi, strategi ini serupa dengan strategi inovasi, tetapi perusahaan tetap dengan produk yang bersangkutan sepanjang siklus hidupnya.
    - Melayani kekompleksan
    Pelayanan teknologi, strategi ini menawarkan pelayanan untuk system yang kompleks dan sering menurut pesanan yang dihasilkan dalam volume rendah atau per unit
    - Pembuatan berdasarkan pesanan untuk suatu harga
    Strategi ini akan menyesuaikan tawaran mereka berdasarkan spesifikasi pelanggan.
    - Variasi modular dengan harga murah
    Strategi ini menawarkan variasi yang terbatas dengan harga yang relatif rendah dengan merakit modul-modul standar yang berlainan yang diproduksi missal menjadi kombinasi yang ditetapkan oleh pelanggan.
    - Harga untuk keluaran matang
    Merupakan strategi margin unit rendah, volume tinggi untuk produk pada tahap matang (tak berubah) dalam siklus hidup.

  60. Ria Kurnia Ariesthya C1C009028 Says:
    March 19th, 2011 at 9:36 pm

    Apa yang disebut segmentasi pasar? Berikan contohnya!

    Jawaban :

    Segmentasi Pasar merupakan proses dalam menamakan pasar produk yang luas dan mensegmentasikan mereka untuk memilih pasar sasaran dan mengembangkan bauran pemasaran yang cocok.

    Contoh : Suatu perusahaan yang memproduksi sampo mensegmentasikan para pelanggannya dalam kategori pria, wanita, dan anak-anak. Sehingga perusahaan dapat menentukan untuk kategori yang mana produknya ditujukan. Misal: untuk sampo yang lebih mengutamakan wangi buah-buahan lebih tepat ditujukan untuk anak-anak. Apabila perusahaan tersebut ingin memperluas pasar dengan memenuhi kebutuhan pria dan wanita sebagai sasaran pelanggannya, maka perusahaan tersebut harus membedakan kandungan sampo tersebut sesuai kategori pelanggan.

  61. Ria Kurnia Ariesthya C1C009028 Says:
    March 19th, 2011 at 9:57 pm

    Apa yang disebut dengan segmentasi pasar? Berikan contohnya!

    Jawaban :

    Segmentasi pasar merupakan proses dalam menamakan pasar produk yang luas dan mensegmentasikan mereka untuk memilih pasar sasaran dan mengembangkan bauran pemasaran yang cocok.

    Contoh :

    Suatu perusahaan yang memproduksi sampo mensegmentasikan pelanggan dalam kategori anak-anak, pria, dan wanita. Sehingga produk sampo yang lebih mengutamakan wangi buah-buahan dan kemasan dengan warna-warni dan gambar kartun lebih tepat ditujukan untuk kategori anak-anak. Apabila perusahaan tersebut ingin memperluas pasar dengan memenuhi kebutuhan sampo pria dan wanita dewasa, maka perusahaan tersebut harus membedakan kandungan sampo dan jenis kemasan yang sesuai dengan kebutuhan dari kategori-kategori tersebut.

  62. Finda Rahmayanti C1C009005 Says:
    March 19th, 2011 at 11:13 pm

    Pertanyaan:
    Apa yang menjadi dasar pembagian segmen-segmen dalam segmentasi pasar?

    Jawaban:
    Dasar pembentukan segmentasi itu sendiri, adalah variasi kebutuhan pelanggan,yang bisa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok besar. Variasi ini mencerminkan karakteristik-karakteristik khas yang melekat pada tiap kelompok,bersifat spesifik dan dapat diidentifikasi. Contoh: kelompok usia,kelompok masyarakat desa/kota,dll.

  63. Finda Rahmayanti (C1C009005) Says:
    March 19th, 2011 at 11:32 pm

    Finda Rahmayanti C1C009005

    Pertanyaan:
    Apa yang menjadi dasar pembagian segmentasi pasar?

    Jawaban:
    Yang menjadi dasar penentuan pembagian segmentasi pasar adalah hampir semua ciri manusia dan organisasi yang dapat diidentifikasi dan memiliki karakteristik yang melekat padanya. Atau dengan kata lain, yang menjadi dasar pembagian segmen-segmen pasar adalah variasi kebutuhan pelanggan, yang sebenarnya dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok besar. Dengan segmentasi ini, perusahaan lebih mudah menentukan strategi yang akan diambil untuk masing-masing segmen tersebut, karena tujuan yang akan dicapai sudah lebih spesifik.

  64. Gilang Harry R. Says:
    March 19th, 2011 at 11:41 pm

    GILANG HARRY R. (C1C008096)

    Pertanyaan:
    Research In Motion (RIM) adalah sebuah perusahaan yang berhasil melaksanakan startegi pembedaan (differentiation strategy). Ceritakan bagaimana RIM bisa melihat peluang untuk melaksanakan strategi pembedaan di tengah begitu padatnya persaingan bisnis alat telekomunikasi!

    Jawaban:
    Strategi pembedaan adalah suatu strategi yang dilakukan oleh perusahaan dengan menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai sesuatu yang unik. Karena keunikannya dalam menawarkan nilai bagi konsumen ini, mereka bersedia membayar dengan harga premium.
    Contoh perusahaan yang melakukan strategi pembedaan ini adalah Research In Motion (RIM) perusahaan induk produk Blackberry asal Kanada. Produk RIM masuk ke dalam pasar pada saat yang tepat. Yaitu saat pasar alat telekomunikasi sedang jenuh cukup lama. Pasar alat telekomunikasi saat itu dikuasai oleh handphone yang menawarkan nilai berupa keunggulan telepon portable & Short Message Service(SMS). Dengan pintar, produk RIM berupa Blackberry masuk ke dalam pasar menawarkan sebuah keunikan dan keunggulan yang tidak dimiliki oleh produk alat telekomunikasi sebelumnya yaitu sebuah produk smartphone.

    Produk yang menjadi andalan utama dan membuat BlackBerry digemari di pasar adalah surat-e gegas (push e-mail). Produk ini mendapat sebutan surat-e gegas karena seluruh surat-e baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “didorong” masuk ke dalam BlackBerry secara otomatis.

    Seperti yang telah disebutkan di atas mengenai keunggulan dari BlackBerry, yaitu push e-mail. Dengan push e-mail semua e-mail masuk dapat diteruskan langsung ke ponsel. E-mail juga sudah mengalami proses kompresi dan scan di server BlackBerry sehingga aman dari virus. Lampiran file berupa dokumen Microsoft Office dan PDF dapat dibuka dengan mudah. Sebuah e-mail berukuran 1 MB, jika diterima melalui push e-mail dapat menjadi 10 kb dengan isi yang tetap. Pengguna tidak perlu mengakses Internet terlebih dulu dan membuka satu persatu surat-e yang masuk, atau pemeriksaan surat-e baru. Hal ini dimungkinkan karena pengguna akan terhubung secara terus-menerus dengan dunia maya melalui jaringan telepon seluler yang tersedia. Alat penyimpanan juga memungkinkan para pengguna untuk mengakses data yang sampai ketika berada di luar layanan jangkauan nirkabel. Begitu pengguna terhubung lagi, BlackBerry Enterprise Server akan menyampaikan data terbaru yang masuk.

    Kelebihan lainnya adalah kemampuan BlackBerry yang dapat menampung e-mail hingga puluhan ribu tanpa ada risiko hang, asalkan masih ada memori tersisa.

    BlackBerry juga bisa digunakan untuk chatting. Mirip dengan Yahoo Messenger, namun dilakukan melalui jaringan BlackBerry dengan memasukan nomor identitas.

    Semua layanan BlackBerry ini dikenal sangat aman baik e-mail, chatting, maupun browsing. Untuk browsing Internet, data-data dari website sudah dikompresi sehingga lebih cepat dibuka.

    Fasilitas lain yang menjadi andalan BlackBerry adalah pesan instan. Yahoo Messenger, Google Talk dan Skype kini telah menjadi rekanan dengan BlackBerry. Teknologi terkini memang memungkinkan kita untuk “mengobrol” (chatting) di Internet melalui telepon genggam dan Personal Digital Assistant (PDA). Tetapi yang berbeda pada BlackBerry adalah proses instalasi lengkap yang bisa dilakukan nya melalui jaringan nirkabel.

  65. PRABOWO ADI SAPUTRO Says:
    March 19th, 2011 at 11:42 pm

    Prabowo Adi Saputro
    C1C008071
    PERTANYAAN
    Penampilan perusahaan dan manager dalam membuat strategi selalu berbeda. Bagi pemilik dan pengelola perusahaan kecil, dalam membuat strategi dikembangkan secara informal, tidak ada peraturan-peraturan yang tertulis dan ditetapkan. Yang ada hanya suatu penyelesaian dan pengertian-pengertian yang diberikan oleh pengelola/pemilik perusahaan secara langsung pada pegawai- pegawainya. Berbeda dengan bentuk perusahaan besar yang usahanya luas,bagaimanapun juga didalam menetapkan berbagai macam strategi, melibatkan partisipasi manajemen, berbagai macam masukan-masukan dan pertemuan- pertemuan yang mendukung oleh hal tersebut. Sepanjang adanya berbagai macam variasi dalam proses perumusan strategi yang bermacam bentuknya, maka seorang pemimpin perusahaan dan pemimpin organisasi harus berpartisipasi didalam penganalisaan karya strategi dan pemilihan strategi. Jelaskan pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan dalam pembuatan strategi bisnis?

    Jawab:
    1. Pendekatan Strategi Induk
    Disini fungsi manajer personalia sebagai kepala strategi dan menggunakan berbagai macam pengaruh yang kuat pada analisis yang dijalankan, alternatif- alternatif strategi yang akan dipakai dan mendetail. Ini bukan bermaksud bahwa manajer personalia akan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut di atas dengan sendirinya, tetapi yang dimaksud di sini adalah manajer personalia sebagaarsitek (pembuat ide) strategi dan mempunyai beberapa perencanaan pada bagian-bagian umum strategi. Tindakan manajer sebagai komando strategis mempunyai pengaruh yang besar didalam pemilihan strategi.
    2. Pendekatan Pelimpahan Kekuasaan
    Di sini manajer melimpahkan kekuasaan dalam pembu-atan strategi pada orang lain.
    Mungkin kepada staf perencanaan strategi atau staf bawahan yang
    dapat dipercayainya, kemudian para staf yang dipercayai-nya akan menjalankan semua perintah jika diperlu-kan manajer akan memberikan beberapa petunjuk baik dengan disukai atau tidak para staf, hal tersebut merupakan keputusan manajer. Tetapi sesungguhnya manajer mempunyai tugas yang besar pada pemberian rekombinasi bagi para bawahannya. Hal yang khusus mungkin kita tidak banyak melihat hal-hal yang banyak mendesak pada beberapa hal yang telah ditetapkan pada ketentuan perencanaan strategi bawahan. Juga pada pengertian umumnya tentu kita harus menghasilkan sedikit perbedaan jika keadaan berubah.
    Cara pembuatan strategi ini mempunyai keuntungan pada manajer yang dipilih
    dengan gagasan-gagasan yang strategis, sedangkan kelemahannya adalah manajer dapat mengakhiri pembuatan strategi formal yang kelihatannya begitu jelas, tetapi hal tersebut bukan kemampuan strategi sesungguhnya yang diharapkan.
    3. Pendekatan Saling Bekerja Sama
    Ini merupakan pendekatan menengah, dimana seorang manajer membantu para bawahannya dari berbagai macam kesalahan suatu konsensus strategi dan melalui hal-hal terbaik guna mencapai kesuksesan. Tak
    hanya memberikan manajer-manajer bawahan kekuasaan yang jelas guna mempertinggi suatu komitmen tetapi juga memberikan peranan-peranan pada strategi keseluruhan.
    4. Pendekatan Pemenang
    Pada pendekatan ini manajer tidak tertarik pada unsur-unsur yang mendetail yang terdapat pada strategi atau pada bagian-bagian yang lain yang mengemukakan, tetapii
    manajer menyampaikan ide-idenya pada staf bawahannya untuk dikembangkan dan membuat keputusan yang terbaik pada strategi. Strategi tersebut akan bergerak ke atas manajer eksekutif sehingga penilai mengevaluasi usulan-usulan yang strategis. Pada pendekatan ini lebih sesuai pada perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai jenis usaha yang beraneka ragam dimana memungkinkan bagi CEO sebagai pemegang kekuasaan pada semua strategi dan masalah-masalah operasional didalam menghadapi masing-masing divisi-divisi usaha.

  66. PRABOWO ADI SAPUTRO Says:
    March 19th, 2011 at 11:46 pm

    Prabowo Adi Saputro
    C1C008071
    PERTANYAAN
    Penampilan perusahaan dan manager dalam membuat strategi selalu berbeda. Bagi pemilik dan pengelola perusahaan kecil, dalam membuat strategi dikembangkan secara informal, tidak ada peraturan-peraturan yang tertulis dan ditetapkan. Yang ada hanya suatu penyelesaian dan pengertian-pengertian yang diberikan oleh pengelola/pemilik perusahaan secara langsung pada pegawai- pegawainya. Berbeda dengan bentuk perusahaan besar yang usahanya luas,bagaimanapun juga didalam menetapkan berbagai macam strategi, melibatkan partisipasi manajemen, berbagai macam masukan-masukan dan pertemuan- pertemuan yang mendukung oleh hal tersebut. Sepanjang adanya berbagai macam variasi dalam proses perumusan strategi yang bermacam bentuknya, maka seorang pemimpin perusahaan dan pemimpin organisasi harus berpartisipasi didalam penganalisaan karya strategi dan pemilihan strategi. Jelaskan pendekatan-pendekatan yang dapat dilakukan dalam pembuatan strategi bisnis?

    Jawab:
    1. Pendekatan Strategi Induk
    Disini fungsi manajer personalia sebagai kepala strategi dan menggunakan berbagai macam pengaruh yang kuat pada analisis yang dijalankan, alternatif- alternatif strategi yang akan dipakai dan mendetail. Ini bukan bermaksud bahwa manajer personalia akan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut di atas dengan sendirinya, tetapi yang dimaksud di sini adalah manajer personalia sebagaarsitek (pembuat ide) strategi dan mempunyai beberapa perencanaan pada bagian-bagian umum strategi. Tindakan manajer sebagai komando strategis mempunyai pengaruh yang besar didalam pemilihan strategi.
    2. Pendekatan Pelimpahan Kekuasaan
    Di sini manajer melimpahkan kekuasaan dalam pembu-atan strategi pada orang lain.
    Mungkin kepada staf perencanaan strategi atau staf bawahan yang
    dapat dipercayainya, kemudian para staf yang dipercayai-nya akan menjalankan semua perintah jika diperlu-kan manajer akan memberikan beberapa petunjuk baik dengan disukai atau tidak para staf, hal tersebut merupakan keputusan manajer. Tetapi sesungguhnya manajer mempunyai tugas yang besar pada pemberian rekombinasi bagi para bawahannya. Hal yang khusus mungkin kita tidak banyak melihat hal-hal yang banyak mendesak pada beberapa hal yang telah ditetapkan pada ketentuan perencanaan strategi bawahan. Juga pada pengertian umumnya tentu kita harus menghasilkan sedikit perbedaan jika keadaan berubah.
    Cara pembuatan strategi ini mempunyai keuntungan pada manajer yang dipilih
    dengan gagasan-gagasan yang strategis, sedangkan kelemahannya adalah manajer dapat mengakhiri pembuatan strategi formal yang kelihatannya begitu jelas, tetapi hal tersebut bukan kemampuan strategi sesungguhnya yang diharapkan.
    3. Pendekatan Saling Bekerja Sama
    Ini merupakan pendekatan menengah, dimana seorang manajer membantu para bawahannya dari berbagai macam kesalahan suatu konsensus strategi dan melalui hal-hal terbaik guna mencapai kesuksesan. Tak
    hanya memberikan manajer-manajer bawahan kekuasaan yang jelas guna mempertinggi suatu komitmen tetapi juga memberikan peranan-peranan pada strategi keseluruhan.
    4. Pendekatan Pemenang
    Pada pendekatan ini manajer tidak tertarik pada unsur-unsur yang mendetail yang terdapat pada strategi atau pada bagian-bagian yang lain yang mengemukakan, tetapii
    manajer menyampaikan ide-idenya pada staf bawahannya untuk dikembangkan dan membuat keputusan yang terbaik pada strategi. Strategi tersebut akan bergerak ke atas manajer eksekutif sehingga penilai mengevaluasi usulan-usulan yang strategis. Pada pendekatan ini lebih sesuai pada perusahaan-perusahaan besar yang mempunyai jenis usaha yang beraneka ragam dimana memungkinkan bagi CEO sebagai pemegang kekuasaan pada semua strategi dan masalah-masalah operasional didalam menghadapi masing-masing divisi-divisi usaha.

  67. Dwi Aprianingsih C1C009006 Says:
    March 19th, 2011 at 11:55 pm

    Pertanyaan :
    Apa yang menjadi perhatian perusahaan jika memilih strategi kepemimpinan biaya dalam strategi tingkat bisnisnya?

    Jawaban :
    Jika Perusahaan memilih strategi kepemimpinan, maka memerlukan fokus dan konsistensi terhadap pemicu-pemicu biaya yang lebih rendah, dan relatif terhadap biaya-biaya pesaing. Selain itu, perusahaan harus berhati-hati untuk tidak sepenuhnya mengabaikan sumber daya diferensiasi yang dihargai oleh pelanggan. Sumber daya tersebut seperti desain inovatif, servis setelah penjualan dan kualitas produk. Hal itu dengan tujuan agar strategi yang digunakan dapat berhasil

  68. Guntur Iqbal Saputra (C1C008112) Says:
    March 20th, 2011 at 1:04 am

    Pertanyaan :
    Menurut anda bagaimana cara perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya, agar bisa tetap eksist dalam dunia bisnisnya

    Jawaban :
    Untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat suatu perusahaan harus mengidentifikasi keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
    ada tiga jenis keunggulan kompetitif yang sering kita dengar, yaitu :
    1. Cost of leader ship, ini merupakan cara perusahaan untuk menarik konsumen dengan menekan harga penjualan produk sehingga konsumen diharapkan akan lebih memilih produk yang ditawarkan oleh perusahaan itu daripada perusahaan lain yang sejenis
    2. Diferensiasi , ini merupakan cara yang dilakukan produsen dengan menawarkan sesuatu yang berbeda dari produk yang dia tawarkan, sehingga konsumen akan lebih tertarik untuk membelinya.
    3. Focus , ini merupakan cara perusahaan dalam mencari pangsa pasarnya, pangsa pasar yang mana yang ingin dicapai oleh perusahaan, apakah remaja atau orang tua, sehingga perusahaan dapat menentukan produk apa yang akan dia buat.

    Ketiga strategi tesebut tidak bisa diterapkan sekaligus pada sebuah perusahaan, karena idealnya hanya satu strategi yang bisa diterapkan oleh sebuah perusahaan jika perusahaan tersebut ingin mencapai keunggulan kompetitifnya.

  69. Guntur Iqbal Saputra (C1C008112) Says:
    March 20th, 2011 at 1:08 am

    Pertanyaan :
    Menurut anda bagaimana cara perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya, agar bisa tetap eksist dalam dunia bisnisnya

    Jawaban :
    Untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat suatu perusahaan harus mengidentifikasi keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
    ada tiga jenis keunggulan kompetitif yang sering kita dengar, yaitu :
    1. Cost of leader ship, ini merupakan cara perusahaan untuk menarik konsumen dengan menekan harga penjualan produk sehingga konsumen diharapkan akan lebih memilih produk yang ditawarkan oleh perusahaan itu daripada perusahaan lain yang sejenis
    2. Diferensiasi , ini merupakan cara yang dilakukan produsen dengan menawarkan sesuatu yang berbeda dari produk yang dia tawarkan, sehingga konsumen akan lebih tertarik untuk membelinya.
    3. Focus , ini merupakan cara perusahaan dalam mencari pangsa pasarnya, pangsa pasar yang mana yang ingin dicapai oleh perusahaan, apakah remaja atau orang tua, sehingga perusahaan dapat menentukan produk apa yang akan dia buat.

    Ketiga strategi tesebut tidak bisa diterapkan sekaligus pada sebuah perusahaan, karena idealnya hanya satu strategi yang bisa diterapkan oleh sebuah perusahaan jika perusahaan tersebut ingin mencapai keunggulan kompetitifnya. karena apabila perusahaan menerapkan ketiganya maka biaya produksi yang dikeluarkan akan semakin besar, sehingga perusahaan tidak efektif dan efisien dalam melakukan proses produksi

  70. Adib Sulistyo Says:
    March 20th, 2011 at 2:08 am

    Adib Sulistyo
    C1C008045

    Berdasarkan website resmi PT Indofood (Indofood.com), Indofood akan meluncurkan produk baru yaitu Mi Keriting. Menurut Saudara,strategi apakah yang harus digunakan dalam produk tersebut..?

    JAWABAN:
    Meskipun Indofood menguasai pangsa pasar mi instan,tetapi mereka juga perlu sebuah strategi, apalagi setelah munculnya pesaing baru yang sempat merepotkan Indofood.

    Saya rekomendasikan untuk fokus pada strategi keunggulan biaya,karena sepengatahuan saya, produk tersebut pernah ada di pasar,namun tidak begitu populer karena,yang saya duga, disebabkan harganya yang mahal. Dari segi finansial, masyarakat dulu sebenarnya mampu membeli produk itu namun karena harganya yang 2,5x lipat lebih mahal dari produk yang biasa membuat konsumen tidak tertarik membelinya,padahal antara kualitas dan harganya dulu,yang saya coba sendiri,sebenarnya sepadan…

    Penerapan strategi keunggulan biaya yang berhasil mengharuskan fokuskonsisten pada usaha menekan biaya,secara relatif terhadap biaya pesaing. Saya anjurkan untuk memangkas jalur distribusi produk sehingga biaya distribusi menjadi lebih kecil. Selain itu, biaya overhead perlu ditinjau ulang agar dapat mengefisienkan biaya overhead.Minimalisasi biaya riset dan pengembangan juga penting agar riset tetap bisa dilakukan walau dengan biaya rendah,meskipun untuk yang satu ini mungkin agak sulit untuk diterapkan…

    Dalam menerapkan strategi keunggulan biaya, Indofood perlu berhati-hati agar penghematan biaya tidak berdampak buruk bagi kualitas produk. Sebab, bila itu terjadi, maka itu merupakan kesempatan emasbagi pesaing untuk masuk menghancurkan Indofood…

    Indofood juga harus selalu memantau kondisi pesaing sebab “perang harga” dalam suatu bisnis sudah menjadi suatu hal yang biasa. Walaupun kita unggul dari segi biaya yang rendah, bukan berarti pesaing akan mundur. Dalam hal ini,siapa yang berani menetapkan harga lebih murah,dia yang berkuasa…

    Indofood yang merupakan penguasa pangsa pasar mi instan dan sudah lama dikenal oleh konsumen,memiliki suatu kekuatan yang dapat memaksa pemasok mempertahankan produknya. Indofood, dalam hal ini, bisa menetapkan harga jual pada konsumen dan memaksa pemasok untuk menjual sesuai dengan harga yang sudah ditentukan, yang tentu saja murah. Pemasok mungkin kesal karena penetapan harga oleh Indofood memberikan mereka laba yang kecil, namun tidak berani untuk menolak karena larisnya produk Indofood. Pesaing yang mengetahui hal ini, mau tidak mau, harus menurunkan harga jual yang lebih rendah,meskipun dampaknya akan memberikan laba yang sangat kecil atau mungkin rugi. Hal yang sama juga akan dialami oleh pesaing baru sehingga mereka tidak akan berani macam-macam.

  71. Tri Suwisti C1C008085 Says:
    March 20th, 2011 at 2:11 am

    pertanyaan:
    Bagaimana suatu perusahaan mampu membuat strategi bisnisnya dengan baik?
    jawaban:
    Untuk mencapai daya saing strategis jangka panjang perusahaan harus mampu menganalisis lingkungan eksternalnya terlebih dahulu agar mengetahui pesaingnya, mengidentifikasi peluang dalam lingkungan tersebut. Kemudian yang juga penting bagi perusahaan yaitu menganalisis konsumen. Tiga hal yang perlu dipertimbangkan dalam analisis ini yaitu siapa, apa, dan bagaimana. Setelah itu perusahaan menentukan mana diantara sumber daya internal dan kemampuan yang dimiliki merupakan kompetensi intinya. Dan yang paling utama adalah memilih strategi yang cocok untuk diterapkan. Dengan demikian perusahaan dapat memperoleh profitabilitas yang tingi.

  72. Tri Suwisti C1C008085 Says:
    March 20th, 2011 at 2:13 am

    pertanyaan:
    Bagaimana suatu perusahaan mampu membuat strategi bisnisnya dengan baik?

    jawaban:
    Untuk mencapai daya saing strategis jangka panjang perusahaan harus mampu menganalisis lingkungan eksternalnya terlebih dahulu agar mengetahui pesaingnya, mengidentifikasi peluang dalam lingkungan tersebut. Kemudian yang juga penting bagi perusahaan yaitu menganalisis konsumen. Tiga hal yang perlu dipertimbangkan dalam analisis ini yaitu siapa, apa, dan bagaimana. Setelah itu perusahaan menentukan mana diantara sumber daya internal dan kemampuan yang dimiliki merupakan kompetensi intinya. Dan yang paling utama adalah memilih strategi yang cocok untuk diterapkan. Dengan demikian perusahaan dapat memperoleh profitabilitas yang tingi.

  73. KIRANA DWI ANGGRAENI C1C008121 Says:
    March 20th, 2011 at 2:24 am

    pertanyaan :

    apa sajakah risiko dari startegi kepemimpinan biaya?

    jawaban :
    1. peralatan manufaktur pemimpin biaya dapat menajdi usang karena inovasi teknologi para pesaingnya, inovasi tersebut memungkinkan para pesaingnya untuk memproduksi pada tingkat biaya yang lebih rendah daripada pemimpin biaya
    2. terlalu banyak fokus pada pengurangan harga dapat membuat perusahaan kurang memperhatikan kebutuhan pelanggan atau isu-isu yang berkaitan dengan dimensi pesaing lainnya. perusahaan yang menjalankan strategi kepemimpinan biaya kadang gagal dalam mendeteksi perubahan kebutuhan pelanggan yang signifikan atau usaha-usaha para pesaing untuk mendiferensiasi apa yang terjadi secara tradisional tidak bebeda dengan produk-produk commoditylike.
    3. kepemimpinan biaya biasanya identik dengan penjiplakan (imitasi). dengan menggunaka kompetensi inti yang dimilikinya kadang-kadang para pesaing belajar meniru strategi kepimpinan biaya dengan berhasil.seorang pemimpin biaya harus berhati-hati ketika mengurangi harga sampai ke tingkat lebih rendah.

  74. Diana Kusuma Dewi C1C008018 Says:
    March 20th, 2011 at 2:49 am

    Pertanyaan :
    Sebutkan dasar untuk segmentasi pelanggan !

    Jawaban :
    1. Pasar industri
    - Segmen guna akhir
    (identified by SIC code)
    - Segmen produk
    (berdasar perbedaan teknologi atau ekonomi produksi
    - Segmen geografis
    (ditetapkan berdasar batas antar negara atau perbedaan regional dalam region)
    - Segmen faktor pembelian yang seragam
    (lintas produk/pasar dan segmen geografis)
    - Segmen ukuran pelanggan

    2. Pasar Konsumen
    - Faktor demografis
    (usia , penghasilan , jenis kelamin)
    - Faktor sosioekonomi
    (kelas sosial, tahapan dalam siklus kehidupan keluarga)
    - Faktor geografis
    (budaya, perbedaan wilayah atau negara)
    - Faktor psikologis
    (gaya hidup , kepribadian)
    - Pola konsumsi
    (berat, moderat, dan pengguna ringan)
    - Faktor persepsi
    (segmentasi manfaat, pemetaan persepsi)
    - Pola loyalitas merk

  75. abi prabata (C1B006089) Says:
    March 20th, 2011 at 2:55 am

    pertanyaan :
    jelaskan strategi-strategi yang harus dihindari?

    jawaban:
    1. mengikuti pemimpin : meniru strategi pesaing pemimpin tampaknya ide bagus, tetapi hal itu mengabaikan kekuatan dan kelemahan tertentu perusahaan dan kemungkinan pemimpin salah.

    2. pukul yang lain dan lari : apabila perusahaan berhasil karena ia menjadi pionir sebuah produk yang bener-bener sukses, maka perusahaan tersebut memiliki kecendurungan untuk mencari produk superior lain yang memastikan terjadinya pertumbuhan dan kemakmuran.

    3. bertempur : memasuki suatu pertempuran bersemangat dengan perusahaan lain untuk suatu peningkatan pada pangsa pasar mungkin memang menaikkan pendapatan penjualan, tetapi biaya-biaya iklan, promosi, r&d dan pemanufakturan yang tinggi justru lebih dari apa yang diperoleh.

    4. lakukan apa saja : ketika dihadang dengan beberapa peluang menarik, manajemen cenderung mengambil semuanya. pada awalnya, perusahaan mungkin saja memiliki sumber daya yang cukup untuk mengembangkan setiap ide ke setiap proyek, tetapi kebutuhan akan sumber daya yang besar bagi setiap proyek dengan segera akan menghabiskan uang, waktu dan tenaga yang ada.

    5. kehilangan tangan : perusahaan dapat saja telah menanam investasi yang begitu banyak pada suatu strategi tertentu, yang manajemen puncak justru tidak bersedia bahwa strategi tersebut tidak berhasil

  76. RIDZAL NIKONANTO (C1C008054) Says:
    March 20th, 2011 at 3:01 am

    Pertanyaan :
    Apakah mungkin bagi sebuah perusahaan tradisional untuk terlalu tergantung pada internet? Jelaskan?

    Jawaban :
    Ya, pada era globalisasi saat ini, perusahaan harus bisa menetukan strategi yang akan dipakai dalam meningkatkan penjualannya. Dalam hal ini, internet memungkinkan para penjual (perusahaan) tradisional untuk mengindentifikasi para pelanggan dan untuk mengumpulkan sejumlah informasi mengenai pola pembelian mereka yang belum pernah diketahui sebelumnya.
    Strategi dengan basis internet ini dapat menempatkan perusahaan tradisional pada kerugian biaya yang signifikan sehingga mendorong tercapainya daya saing strategis dan juga dapat menghasilkan laba di atas rata-rata.

  77. ANJAR PRASSETYO C1C008089 Says:
    March 20th, 2011 at 3:58 am

    apa yang dimaksud dengan starategi pembedaan (differentiation strategy) ???? berikan contoh perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut !!!!!

    jawaban ;
    starategi pembedaan (differentiation strategy) adalah suatu perusahaan dimana perusahaan tersebut menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai suatu yang unik dalam hal penting bagi mereka.
    contoh;
    ambil saja contoh yaitu operator telekomunikasi di indonesia, telkomsel dan indosat. dimana mereka saling berlomba merebut hati para pengguna telepon seluler dengan produk dan promo-promo yang unik dan menarik tentunya. semisal telkomsel dengan produk unggulannya kartu AS dan simpati, keduanya menawarkan promo yang menarik seperti simpati dengan promo jagoan nelpon dimana pelanggan akan langsung mendapatkan gratis 300 menit nelpon ke sesama operator dan 300 sms gratis untuk semua operator sampai pukul 17.00 setelah nelpon hingga Rp 4000 serta ada juga talk mania yang berbiaya Rp 2000 setelah itu garatis nelpon sampai pukul 17.00. untuk kartu AS sendiri menawarkan promo Jagoan Serbuuu yang menyediakan 2 paket, yakni Paket SMS Jagoan Serbuuu berupa gratis 1.000 SMS ke semua operator dan Paket Nelpon Jagoan Serbuuu yang memberikan gratis nelpon ke sesama pengguna Telkomsel selama 100 menit. pelanggan Kartu As dapat membeli paket murah seharga Rp 1.000 paling lambat pukul 17.00, cukup dengan menekan *100#.
    sedangkan untuk produk indosat yaitu IM3 menawarkan berbagai macam promo yang tak kalah unik dan menarik, yaitu bagi pelanggan IM3 sekarang bisa mendapatkan 10 sms gratis jika anda mengirim 10 sms biasa dalam satu hari yang sama. Promo ini disebut juga Indosat M3 Raja SMS 10 4 10 alias sepuluh buat sepuluh. selain itu untuk telpon sendiri IM3 ada promo yaitu IM3 mengenakan biaya Rp 40 untuk setiap panggilan telepon dan pesan singkat (SMS).

  78. Andini Maulani Ibrahim Says:
    March 20th, 2011 at 4:29 am

    Nama: Andini Maulani Ibrahim
    NIM : C1C008113

    How many Strategic Analysis in Business Unit Strategy?. Then explain abot those analysis!.

    Answer:

    This is all about the analysing the strength of businesses’ position and understanding the important external factors that may influence that position. The process of Strategic Analysis can be assisted by a number of tools, including:

    PEST Analysis – a technique for understanding the “environment” in which a business operates
    Scenario Planning – a technique that builds various plausible views of possible futures for a business.

    Five Forces Analysis – a technique for identifying the forces which affect the level of competition in an industry
    Market Segmentation – a technique which seeks to identify similarities and differences between groups of customers or users.

    Directional Policy Matrix – a technique which summarises the competitive strength of a businesses operations in specific markets.

    Competitor Analysis – a wide range of techniques and analysis that seeks to summarise a businesses’ overall competitive position.

    Critical Success Factor Analysis – a technique to identify those areas in which a business must outperform the competition in order to succeed.

    SWOT Analysis – a useful summary technique for summarising the key issues arising from an assessment of a businesses “internal” position and “external” environmental influences.

  79. ANJAR PRASSETYO (C1C008089) Says:
    March 20th, 2011 at 4:38 am

    apa yang dimaksud dengan starategi pembedaan (differentiation strategy) ???? berikan contoh perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut !!!!!

    jawaban ;
    starategi pembedaan (differentiation strategy) adalah suatu perusahaan dimana perusahaan tersebut menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai suatu yang unik dalam hal penting bagi mereka.
    contoh;
    ambil saja contoh yaitu operator telekomunikasi di indonesia, telkomsel dan indosat. dimana mereka saling berlomba merebut hati para pengguna telepon seluler dengan produk dan promo-promo yang unik dan menarik tentunya. semisal telkomsel dengan produk unggulannya kartu AS dan simpati, keduanya menawarkan promo yang menarik seperti simpati dengan promo jagoan nelpon dimana pelanggan akan langsung mendapatkan gratis 300 menit nelpon ke sesama operator dan 300 sms gratis untuk semua operator sampai pukul 17.00 setelah nelpon hingga Rp 4000 serta ada juga talk mania yang berbiaya Rp 2000 setelah itu garatis nelpon sampai pukul 17.00. untuk kartu AS sendiri menawarkan promo Jagoan Serbuuu yang menyediakan 2 paket, yakni Paket SMS Jagoan Serbuuu berupa gratis 1.000 SMS ke semua operator dan Paket Nelpon Jagoan Serbuuu yang memberikan gratis nelpon ke sesama pengguna Telkomsel selama 100 menit. pelanggan Kartu As dapat membeli paket murah seharga Rp 1.000 paling lambat pukul 17.00, cukup dengan menekan *100#.

  80. ANJAR PRASSETYO (C1C008089) Says:
    March 20th, 2011 at 4:48 am

    apa yang dimaksud dengan starategi pembedaan (differentiation strategy) ???? berikan contoh perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut !!!!!

    jawaban ;
    starategi pembedaan (differentiation strategy) adalah suatu perusahaan dimana perusahaan tersebut menyediakan produk yang diyakini konsumen sebagai suatu yang unik dalam hal penting bagi mereka.
    contoh;
    ambil saja contoh yaitu operator telekomunikasi di indonesia, telkomsel dan indosat. dimana mereka saling berlomba merebut hati para pengguna telepon seluler dengan produk dan promo-promo yang unik dan menarik tentunya. semisal telkomsel dengan produk unggulannya kartu AS dan simpati, keduanya menawarkan promo yang menarik seperti simpati dengan promo jagoan nelpon dimana pelanggan akan langsung mendapatkan gratis 300 menit nelpon ke sesama operator dan 300 sms gratis untuk semua operator sampai pukul 17.00 setelah nelpon hingga Rp 4000 serta ada juga talk mania yang berbiaya Rp 2000 setelah itu garatis nelpon sampai pukul 17.00. untuk kartu AS sendiri menawarkan promo Jagoan Serbu, dimana promo ini menawarkan 2 paket menarik, yaitu jagoan serbu sms, pelanggan akan mendapatkan gratis sms 1000 ke semua operator dan jagoan serbu nelpon, pelanggan akan mendapatkan gratis nelpon selama 100 menit ke sesama pelanggan telkomsel. Pendaftaran ini hanya berbiaya Rp 1000 dengan cukup menekan *100#, paling lambat pukul 17.00.
    sedangkan untuk produk indosat yaitu IM3 menawarkan berbagai macam promo yang tak kalah unik dan menarik, yaitu bagi pelanggan IM3 sekarang akan mendapatkan 10 sms gratis setelah melakukan 10 sms berbiaya, promo ini juga disebut 10 4 10 atau sepuluh buat sepuluh. selain itu untuk telpon sendiri IM3 mengeluarkan promo, Rp 40/menit.

  81. Satria Bramanto C1C008075 Says:
    March 20th, 2011 at 4:58 am

    Q: Berikan contoh perusahaan yang dapat menggunakan strategi fokus dan berikan alasannya!

    A: Adalah sebuah perusahaan ISP (Internet Service Provider) dapat menggunakan strategi fokus. Di sini perusahaan ISP akan lebih memfokuskan pemasaran ke segmen pasar tertentu seperti perusahaan, industri, atau institut pendidikan yang menengah ke atas yang membutuhkan jasa internet yang jauh lebih baik dibandingkan yang ada (Telkom, Indosat, XL). Mengapa? Karena pasar tersebut masih sangat luas untuk dikembangkan disebabkan : butuh skill karyawan yang tinggi baik dalam hal hardware maupun software networking, kebutuhan atas jaringan yang stabil dan cepat. Di sini perusahaan ISP tidak hanya menawarkan sambungan internet namun juga aplikasi-aplikasi lainnya seperti CCTV, fingerprint protection, e-mail/sistem informasi antar karyawan. Jadi disimpulkan bahwa perusahaan ISP dapat menggunakan startegi fokus yang bersegmentasi pada industri, perusahaan, atau institut pendidikan menengah ke atas. Dalam hal ini juga perlu dilakukan strategi pembedaan seperti customer service 24 jam yang sigap melayani dan monitoring network serta pengadaan sambungan backup. Kadangkala masalah yang terjadi di layanan internet adalah anjloknya bandwith sehingga memperlambat koneksi. Sudah seharusnya perusahaan yang ada menanggapi masalah tersebut sehingga menjadi pembeda.

  82. Riefky NAsrudin K C1C008099 Says:
    March 20th, 2011 at 5:04 am

    Riefky Nasrudin Kurniawan (C1C008099)

    Pertanyaan :
    Secara umum, kinerja perusahaan anak Bank BNI mengalami penurunan pada saat krisis melanda Indonesia, namun menunjukkan perbaikan setelah krisis. Kinerja perusahaan anak masih sangat dipengaruhi oleh kondisi makro yang kurang kondusif. Oleh karena itu Unit Pengelolaan Perusahaan Anak perlu merumuskan kembali strategi dalam mengelola perusahaan anak agar dapat tetap memberikan kontribusi laba yang optimal bagi Bank BNI.
    Strategi apa yang di ambil perusahaan anak Bank BNI?

    Jawaban :
    Berdasarkan hasil kesimpulan, selanjutnya dalam rangka meningkatkan kinerja Unit Pengelolaan Perusahaan Anak, maka dapat disarankan sebagai berikut: (1) Menata investasi dengan pola: (a) Mengembangkan perusahaan anak pada bisnis keuangan yang secara legal tidak dapat dimasuki Bank BNI, (b) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak yang bisnisnya sama dengan bank BNI, (c) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak minoritas kecuali perusahaan anak yang mendukung bisnis Bank BNI dan penyertaan minoritas dengan suara khusus, (d) Mendirikan perusahaan anak baru yang bergerak di bidang jasa keuangan non Bank, (2) Meningkatkan sinergi usaha, baik antara Bank BNI dengan perusahaan, antar perusahaan anak dan sinergi usaha dengan pihak luar. (3) Mengembangkan produk dan skala usaha perusahaan anak melalui peningkatan investasi, sehingga return on investment yang akan diterima akan lebih besar dari biaya investasi yang dikeluarkan, (4) Meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dengan melalui pendidikan khusus di bidang sekuritas, asuransi dan profesi lainnya serta mengikuti seminar – seminar yang terkait dengan bisnis usaha perusahaan anak, (5) Menyusun sistem pelaporan keuangan perusahaan anak yang terhubung dengan sistem pelaporan Bank BNI, sehingga proses pelaporan dan pelaksanaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dapat lebih efisien, (6) Mengimplementasikan Buku Pedoman Perusahaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak secara keseluruhan serta mengoptimalkan fungsi Komisaris perusahaan anak sebagai bagian dari early warning system, (7) Melengkapi struktur organisasi dengan unit kontrol internal sebagai unit independen yang memonitor pelaksanaan fungsi Unit Pengelolaan Perusahaan Anak sebagai pengelola perusahaan anak Bank BNI.

  83. Riefky NAsrudin K C1C008099 Says:
    March 20th, 2011 at 5:05 am

    Riefky Nasrudin Kurniawan (C1C008099)

    Pertanyaan :
    Secara umum, kinerja perusahaan anak Bank BNI mengalami penurunan pada saat krisis melanda Indonesia, namun menunjukkan perbaikan setelah krisis. Kinerja perusahaan anak masih sangat dipengaruhi oleh kondisi makro yang kurang kondusif. Oleh karena itu Unit Pengelolaan Perusahaan Anak perlu merumuskan kembali strategi dalam mengelola perusahaan anak agar dapat tetap memberikan kontribusi laba yang optimal bagi Bank BNI.
    Strategi apa yang di ambil perusahaan anak Bank BNI?

    Jawaban :
    Berdasarkan hasil kesimpulan, selanjutnya dalam rangka meningkatkan kinerja Unit Pengelolaan Perusahaan Anak, maka dapat disarankan sebagai berikut: (1) Menata investasi dengan pola: (a) Mengembangkan perusahaan anak pada bisnis keuangan yang secara legal tidak dapat dimasuki Bank BNI, (b) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak yang bisnisnya sama dengan bank BNI, (c) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak minoritas kecuali perusahaan anak yang mendukung bisnis Bank BNI dan penyertaan minoritas dengan suara khusus, (d) Mendirikan perusahaan anak baru yang bergerak di bidang jasa keuangan non Bank, (2) Meningkatkan sinergi usaha, baik antara Bank BNI dengan perusahaan, antar perusahaan anak dan sinergi usaha dengan pihak luar. (3) Mengembangkan produk dan skala usaha perusahaan anak melalui peningkatan investasi, sehingga return on investment yang akan diterima akan lebih besar dari biaya investasi yang dikeluarkan, (4) Meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dengan melalui pendidikan khusus di bidang sekuritas, asuransi dan profesi lainnya serta mengikuti seminar – seminar yang terkait dengan bisnis usaha perusahaan anak, (5) Menyusun sistem pelaporan keuangan perusahaan anak yang terhubung dengan sistem pelaporan Bank BNI, sehingga proses pelaporan dan pelaksanaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dapat lebih efisien, (6) Mengimplementasikan Buku Pedoman Perusahaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak secara keseluruhan serta mengoptimalkan fungsi Komisaris perusahaan anak sebagai bagian dari early warning system, (7) Melengkapi struktur organisasi dengan unit kontrol internal sebagai unit independen yang memonitor pelaksanaan fungsi Unit Pengelolaan Perusahaan Anak sebagai pengelola perusahaan anak Bank BNI.

  84. Riefky NAsrudin K C1C008099 Says:
    March 20th, 2011 at 5:10 am

    Riefky Nasrudin Kurniawan (C1C008099)

    Pertanyaan :
    Secara umum, kinerja perusahaan anak Bank BNI mengalami penurunan pada saat krisis melanda Indonesia, namun menunjukkan perbaikan setelah krisis. Kinerja perusahaan anak masih sangat dipengaruhi oleh kondisi makro yang kurang kondusif. Oleh karena itu Unit Pengelolaan Perusahaan Anak perlu merumuskan kembali strategi dalam mengelola perusahaan anak agar dapat tetap memberikan kontribusi laba yang optimal bagi Bank BNI.
    Strategi apa yang di ambil perusahaan anak Bank BNI?

    Jawaban :
    Berdasarkan hasil kesimpulan, selanjutnya dalam rangka meningkatkan kinerja Unit Pengelolaan Perusahaan Anak, maka dapat disarankan sebagai berikut: (1) Menata investasi dengan pola: (a) Mengembangkan perusahaan anak pada bisnis keuangan yang secara legal tidak dapat dimasuki Bank BNI, (b) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak yang bisnisnya sama dengan bank BNI, (c) Divestasi penyertaan pada perusahaan anak minoritas kecuali perusahaan anak yang mendukung bisnis Bank BNI dan penyertaan minoritas dengan suara khusus, (d) Mendirikan perusahaan anak baru yang bergerak di bidang jasa keuangan non Bank, (2) Meningkatkan sinergi usaha, baik antara Bank BNI dengan perusahaan, antar perusahaan anak dan sinergi usaha dengan pihak luar. (3) Mengembangkan produk dan skala usaha perusahaan anak melalui peningkatan investasi, sehingga return on investment yang akan diterima akan lebih besar dari biaya investasi yang dikeluarkan, (4) Meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dengan melalui pendidikan khusus di bidang sekuritas, asuransi dan profesi lainnya serta mengikuti seminar – seminar yang terkait dengan bisnis usaha perusahaan anak, (5) Menyusun sistem pelaporan keuangan perusahaan anak yang terhubung dengan sistem pelaporan Bank BNI, sehingga proses pelaporan dan pelaksanaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak dapat lebih efisien, (6) Mengimplementasikan Buku Pedoman Perusahaan Unit Pengelolaan Perusahaan Anak secara keseluruhan serta mengoptimalkan fungsi Komisaris perusahaan anak sebagai bagian dari early warning system, (7) Melengkapi struktur organisasi dengan unit kontrol internal sebagai unit independen yang memonitor pelaksanaan fungsi Unit Pengelolaan Perusahaan Anak sebagai pengelola perusahaan anak Bank BNI.

  85. Thia Christianti Yehuda C1C008015 Says:
    March 20th, 2011 at 6:00 am

    Pertanyaan:
    Pada jenis strategi tingkat bisnis terdapat strategi keunggulan biaya, sebutkan 5 produk yang secara nyata ada dipasaran yang memenuhi strategi ini?!

    Jawaban:
    5 produk tersebut:
    1. HP Esia
    2. Laptop Acer
    3. Hp keluaran China
    4. Mobil nano asal india
    5. Berbagai produk kw asal China

  86. AMIRUL TRISNA P. (C1C008103) Says:
    March 20th, 2011 at 6:09 am

    Amirul Trisna Pambudi
    C1C008103

    Soal
    McDodol adalah sebuah perusahaan USA yang bergerak di bidang restoran cepat saji dengan produk utama olahan ayam. McDodol menguasai 35% pangsa pasar industry junk food di seluruh dunia. Outlet-outlet di luar negeri menyumbang 57% pendapatan perusahaan. Outlet-outlet tersebut sebagian besar berada di Asia timur, tenggara, serta Amerika Latin. Menu fried chicken dan burger merupakan menu yang paling sering dikonsumsi konsumen, terutama untuk konsumen di Asia. Departemen litbang berperan sangat baik dalam meningkatkan pangsa pasar McDodol. Pesaing utama McDodol adalah Kentungki Fried Chicken (KFC) yang menguasai 45% industry global dengan kekuatan pada menu fried chicken.
    Indonesia adalah negara yang menerapkan regulasi pajak yang longgar untuk perusahaan asing. Konsumsi masyarakat akan ayam cepat saji mencapai 9% dari pendapatan industry secara keseluruhan. KFC telah mempunyai 13 outlet di Purwokerto, sedangkan McDodol baru memiliki 3 outlet. Pertumbuhan industry sebesar 48% dari tahun sebelumnya.
    Rumuskan strategi yang relevan untuk Mcdodol berdasarkan tipe-tipe strategi yang anda ketahui?

    Jawaban
    Strategi yang dapat diambil oleh McDodol pertama adalah dengan melakukan pengembangan pasar. Pertumbuhan industry yang relative tinggi dan regulasi yang murah merupakan peluang yang sangat baik untuk melakukan pengembangan pasar. McDodol dapat menambah jumlah outletnya di Purwokerto untuk menyaingi dominasi KFC, yang ditunjang dengan kemungkinan kejenuhan konsumen akan menu KFC yang telah mendominasi pasar dalam kurun waktu yang cukup lama. Persepsi konsumen yang positif terhadap brand McDodol sebagai outlet cepat saji yang lezat, juga menjadi potensi lebih untuk merebut konsumen KFC di Purwoketo yang mulai jenuh. McDodol tidak perlu membuka outlet dengan jumlah yang melebihi outlet KFC karena hanya akan mengakibatkan pemborosan sumber daya. Outlet baru hanya ditambah dengan jumlah yang efisien dengan tujuan mempermudah akses pemasaran ke konsumen potensial.
    Kedua, kemampuan litbang yang baik serta brand minded yang baik di benak konsumen dapat menjadi modal yang baik bagi McDodol untuk melakukan pengembangan produk guna meraih kepemimpinan harga. Tren konsumen asia yang mulai meyukai menu-menu eropa seperti sandwich dapat dimanfaatkan oleh McDodol dengan mengkreasi menu-menu sandwich gourmet yang tidak hanya berbahan baku daging ayam, namun juga terdapat pilihan lain seperti beef, yang berkesan eksklusif namun dapat diperoleh dengan harga yang relative terjangkau, sekaligus menghindari persaingan menu fried chicken yang cenderung sudah sangat akrab dengan KFC. Inovasi produk juga dapat dilakukan dengan menyediakan menu-menu pilihan lain seperti hidangan penutup yaitu es krim yang dipadu dengan buah-buahan dan coklat serta ice cone yang sejauh ini masih belum dimiliki oleh KFC.

  87. Thia Christianti Yehuda C1C008015 Says:
    March 20th, 2011 at 6:09 am

    Pertanyaan:
    apa yang dimaksud dengan sementasi pasar dan berikan contohnya?!
    Jawaban:
    Segmentasi pasar merupakan proses membagi-bagi pasar kedalam kelompok-kelompok pasar, dimana dalam satu kelompok memiliki kebutuhan yagn relatif sama. Sehingga disini proses pembagian pasar ini atas dasar kesamaan kebutuhan.
    Gunanya, agar perusahaan mampu mendesign marketing mix yang ‘pas’ sesuai dengan kebutuhan individu yang ada dalam segmen yang dipilih. Segmen pasar berisi individu, kelompok, atau organisasi yang memiliki satu atau lebih kesamaan karakter– yang berarti memiliki tingkat kesamaan kebutuhan.
    Contohnya adalah susu, dapat dibagi menjadi untuk dewasa dan anak-anak bahkan akhir-akhir ini banyak sekali segmentasi pada produk susu kalengan.

  88. Thia Christianti Yehuda C1C008015 Says:
    March 20th, 2011 at 6:12 am

    Pertanyaan:
    apakah yang dimaksud dengan segmentasi pasar dan berikan contohnya?!
    Jawaban:
    Segmentasi pasar merupakan proses membagi-bagi pasar kedalam kelompok-kelompok pasar, dimana dalam satu kelompok memiliki kebutuhan yagn relatif sama. Sehingga disini proses pembagian pasar ini atas dasar kesamaan kebutuhan.
    Gunanya, agar perusahaan mampu mendesign marketing mix yang ‘pas’ sesuai dengan kebutuhan individu yang ada dalam segmen yang dipilih. Segmen pasar berisi individu, kelompok, atau organisasi yang memiliki satu atau lebih kesamaan karakter– yang berarti memiliki tingkat kesamaan kebutuhan.
    Contohnya pada produk susu kalengan, banyak sekali segmentasi produk nya yaitu untuk anak-anak, remaja, dewasa, orang tua bahkan untuk ibu hamil.

  89. Catur Haryati C1C008119 Says:
    March 20th, 2011 at 8:08 am

    Pertanyaan :
    Bagaimana trik atau cara yang harus dilakukan oleh perusahaan yang menerapkan strategi keunggulan biaya agar mereka tetap mendapatkan laba yang tinggi?
    Jawaban :
    Disini perusahaan harus menekan biaya mereka melalui investasi dalam fasilitas berskala efisien, pengendalian ketat atas biaya dan overhead, serta minimalisasi biaya dalam berbagai bidang, termasuk pelayanan, tenaga penjualan serta penelitian dan pengembangan. Namun perusahaan juga harus berhati-hati untuk tidak mengabaikan sumber pembedaan (misalnya : desain inovatif, pelayanan purna jual, kualitas produk, dan lainnya) yang dinilai konsumen.

  90. Ilham Fauzi C1C006057 Says:
    March 20th, 2011 at 8:46 am

    Pertanyaan :

    Jelaskan alasan mengapa strategi diferensiasi merupakan salah satu strategi yang ampuh dalam pemasaran :

    Jawaban :

    -Diferensiasi akan memperpanjang siklus hidup produk

    Suatu produk pasti akan mengalami siklus decline atau penurunan. Jadi, pada prinsipnya sebelum terjadi penurunan di dalam pemasaran produk atau jasa kita, perlu dilakukan diferensiasi supaya penjualan di dalam pemasaran kita meningkat kembali.

    -Diferensiasi akan membuat produk atau jasa kita lebih diingat oleh konsumen

    Diferensiasi akan membuat produk atau jasa kita lebih melekat di benak konsumen. Sebagai informasi, perbedaan yang ada pada produk maupun jasa kita, akan membuat konsumen lebih mudah untuk mengingat produk atau jasa yang kita pasarkan karena adanya point of interest yang kita miliki, yaitu keunikan yang tidak dimiliki oleh produk atau jasa yang lain.

    Bagi para marketing, keuntungan yang akan diperoleh adalah mereka menjadi lebih percaya diri dalam memasarkan produknya. Dikatakan lebih percaya diri karena dengan adanya keunikan tersebut, para marketing akan dapat menjelaskan produk atau jasa mereka dengan lebih mudah dan hal tersebut juga akan lebih menarik bagi konsumen.

    Pada dasarnya, segala sesuatu yang unik dan tidak dimiliki oleh produk maupun jasa lain akan merupakan suatu hal yang selalu memancing rasa ingin tahu konsumen. Berbekal rasa ingin tahu tersebut, konsumen akan tertarik untuk mengetahui produk atau jasa tersebut dengan lebih dalam dan biasanya, pada akhirnya konsumen akan tertarik untuk mencoba mengkonsumsi produk atau jasa tersebut.

    -Diferensiasi akan membuat produk atau jasa kita terlihat lebih baik dibandingkan dengan produk atau jasa yang lain

    Dengan adanya keunikan yang kita miliki, maka produk kita akan terlihat lebih baik dibandingkan produk lain, karena keunikan tersebut adalah nilai tambah dari produk atau jasa yang kita pasarkan.

    Suatu produk atau jasa yang memiliki bentuk dan keunggulan yang relatif sama dengan produk atau jasa lain biasanya akan terlihat biasa saja di mata konsumen, karena pada prinsipnya, konsumen sering merasa jenuh dengan penawaran produk atau jasa yang keunggulannya relatif sama dengan yang lain.

    Dengan adanya keunikan atau perbedaan yang menarik dari produk atau jasa kita, maka hal tersebut akan membuat konsumen memiliki persepsi bahwa produk atau jasa yang kita hasilkan lebih baik dibandingkan dengan yang lain. Dengan persepsi tersebut, maka pada konsumen juga akan lebih tertarik untuk mencoba menggunakan produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan kita dibandingkan produk atau jasa yang lain.

    -Diferensiasi akan membuat nilai jual dari produk atau jasa yang kita pasarkan menjadi lebih tinggi

    Keunikan produk atau jasa yang dimiliki bisa merupakan asset yang berharga bagi kita. Dengan keunikan produk atau jasa tersebut, kita dapat menjual produk atau jasa kita dengan harga yang lebih tinggi. Dikatakan bahwa kita dapat menjual produk kita dengan harga yang lebih tinggi karena dengan keunikan yang kita miliki, kita dapat dengan percaya diri mengatakan kepada konsumen bahwa hal yang dimiliki oleh kita tidak dimiliki oleh produk atau jasa yang lain.

    Jadi, dengan kata lain, kita bisa mempromosikan bahwa harga yang kita pasarkan merupakan suatu hal yang wajar karena konsumen bisa menikmati keunikan yang tidak dimiliki oleh produk atau jasa yang lain.

  91. KRISNHU FAJAR P (C1C008027) Says:
    March 20th, 2011 at 9:31 am

    Soal:
    Bagaimana perusahaan yang telah menerapkan sistem TQM untuk meningkatkan nilai produk dan produktivitas beserta contohnya?
    Jawaban:
    Kualitas yang dikembangkan menitiberatkan perhatian konsumen pada peningkatan kinerja, kegunaan dan reliabilitas produk. Hal ini memungkinkan perusahaan mencapai pembedaan dan harga yang lebih tinggi serta pangsa pasar. Penekanan pada kualitas atas teknik produksi akan menekan biaya manufakatur dan pelayanan melalui penghematan dalam pengulangan kerja (rework), produk yang tidak dapat digunakan (scrap) dan biaya garansi. Ini merupakan keunggulan biaya. Dengan demikian, program TQM mengintegrasikan aspek-aspek pembedaan dan keunggulan biaya.
    Schlitz Brewing Co, menemukan biaya akibat tidak menjaga kualitas. Di awal tahin 1970an, schlitz merupakan produsen bir kedua terbesar setelah Anheuser-Busch. Kemudian perusahaan ini memulai program yang memfokuskan penekanan biaya. Misalnya perusahaan mengurangi kualitas bahan tambahan (ingredients) dengan berpindah ke sirup jagung dan hop pellet serta mengurangi siklus pembuatan bir hingga 50%. Dalam jangka pendek, perubahan ini meningkatkan kinerja finansial perusahaan sebagaimana diukur dengan pengembalian terhadap aktiva. Setelah itu konsumen menyadari buruknya produk tersebut dan schlitz kehilangan pangasa pasarnya. Di tahun 1980 penjualannya turun 40 persen dan harga sahamnya turun dari $69 menjadi $5. akhirnya perusahaan ini di jual.
    Sebagaimana strategi tingkat bisnis lainnya, ada resiko yang berhubungan dengan penggunaan strategi biaya rendah/perbedaan terintegrasi.

  92. SOFYANA NURRANTI (C1C008090) Says:
    March 20th, 2011 at 12:06 pm

    Pertanyaan :
    Bagaimana penerapan strategic intent dan strategic mission terhadap strategi hibrid (kombinasi keunggulan biaya dengan strategi pembedaan) yang berguna untuk menciptakan nilai bagi konsumen?
    Jawaban :
    Pada setiap perumusan strategi yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi perusahaan, adanya strategic intent dan strategic mission akan sangat diutamakan. Hal tersebut tidak lepas dari tujuan perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas melalui persaingan antar perusahaan dalam mendapatkan konsumen dalam lingkungan persaingan global.
    Dalam peningkatan konsumen, perusahaan juga mempertimbangkan jenis, pola, tingkah atau perilaku dan kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, pada setiap sub pelaksanaannya perlu dilibatkan kekuatan intent and mission perusahaan.
    Lingkuangan global sangatlah tidak lepas dari persaingan, dan bagaimana perusahaan dapat bertahan karena adanya konsumen. Siapa, apa dan bagaimana konsumen tentu saja sangat berpengaruh terhadap kondisi ini. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

    Terdapat perbedaan kelompok konsumen yang mengakibatkan perusahaan sulit untuk mengindentifikasi segmentasi pasar. Namun dalam kondisi perekonomian global ini, perusahaan semakin mahir dalam mengindentifikasi perbedaan antara kebutuhan dan preferensi konsumen. Hal tersebut tentu saja tidak lepas dari usaha perusahaan dalam menerapkan strategi intent dan mission yang ditunjukkan oleh keinginan perusahaan pengklasifikasi kelompok relevan bersaing yang memilki kebutuan dan preferensi unik, karena dengan adanya pengklasifikasian tersebut perusahaaan akan semakin mudah menciptakan produk sesuai tujuan perusahaan, misi perusahaan dan kebutuhan konsumen sesuai tingkat preferensi masing-masing.

    Perusahaan terus-menerus memberikan nilai yang semakin bertambah kepada konsumen seringkali mencapai daya saing dan laba tinggi. Untuk memungkinkan penyediaan nilai ekstra, perusahaan harus memperhatikan keinginan konsumen Hal tersebut dapat dilakukan dengan penerapan strategic intent dan mission yang menyiratkan kemampuan dan kebutuhan produk yang diperlukan konsumen untuk masa sekarang dan yang akan datang. Sehingga, sangat tidak dimungkinkan kesulitan dan kerugian yang akan muncul karena walaupun kebutuhan konsumen tercapai tapi itulah yang menjadi misi dan tujuan perusahaan.

    Perusahaan sangat perlu menetukan kompetensi inti untuk digunakan dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Hal tersebut sangat jelas bahwa strategic intent dan mission sangat deperlukan untuk pengoptimalan kompetemsi inti tersebut agar perusahaan dapa menciptakan competitive advantages.

  93. INDRA SANTOSA (C1C009030) Says:
    March 20th, 2011 at 1:09 pm

    Soal :
    Upaya apakah yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan global untuk meningkatkan daya saing strategi & memperoleh laba perusahaan di atas rata-rata? Berikan contohnya!

    Jawaban :
    Perusahaan harus mampu menganalisis lingkungan eksternal,mengidentifikasi peluang-peluang yang terdapat di dalam lingkungan bisnis, menetukan Sumber daya dan kapabilitas internal yang menajadi kompetensi inti,dan mampu memilih strategi tingkat-bisnis yang tepat serta tindakan-tindakannya dalam mengimplementasikan strategi yang dipilh.

    Contoh :
    Pada Perusahaan-perusahaan manufaktur PC Taiwan, mereka berusaha mempertahankan posisis pangsa pasarnya yang menempati urutan ketiga di pasaran dunia setelah Ameriaka Serikat dan jepang. segmen harga rendah dari PC ditargetkan oleh banyak perusahaan manufaktur PC Taiwan sebagai suatu strategi tingkat-bisnis, dimana perusahaan tersebut mengeksploitasi keunggulan kompetitif dari struktur biaya yang rendah, mereka mensupplier bahan baku murah dari Cina untuk memperoleh biaya produk yang murah sehingga perusahaan-perusahaan Taiwan berani menawarkan produk dengan harga yang murah dan bersaing, hal ini mampu meningkatkan penjualan di pasaran dunia dan sebagai upaya untuk tetap memepertahankan posisi pangsa pasar dunia. Strategi mengembangkan keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan, dilakukan oleh perusahaan Taiwan untuk bersaing di pasaran global pada abad 21 ini.

  94. Dwi Ayu Junianti Says:
    March 20th, 2011 at 1:48 pm

    Dwi Ayu Junianti (C1C007007)

    Pertanyaan:
    Jelaskan model strategi korporasi!

    Jawaban:
    Model strategi korporasi yang dipakai adalah portofolio bisnis, sbb:
    1. Strategi Portofolio
    Strategi portofolio adalah tipe strategi tingkat perusahaan yang berhubungan dengan bauran antara unit-unit bisnis dan lini-lini produk yang sesuai satu sama lain dalam cara-cara yang masuk akal sehingga memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.
    2. Matriks BCG
    Matriks BCG (Boston Consulting Group) mengorganisir bisnis-bisnis dalam dua dimensi yaitu pertumbuhan bisnis dan pangsa pasar.
    - Tingkat kebutuhan bisnis berkaitan dengan seberapa cepat industri mengalami peningkatan.
    - Pangsa pasar mendefinisikan apakah sebuah unit bisnis memiliki pangsa yang lebih kecil atau lebih besar dibandingkan dengan pesaingnya.

  95. M Naufal I C1C008086 Says:
    March 20th, 2011 at 4:44 pm

    sebutkan salah satu strategi keunggulan biaya yang dilakukan beserta tindakan riil oleh perusahaan yang ada di dunia !

    Strategi :
    1). Kedekatan pelanggan dan pemasok
    2) persaingan dengan biaya yang rendah melalui sistem pelayanan yang cepat dan efisien
    3) Peningkatan fasilitas pemesanan yang merupakan nilai tambah bagi konsumen

    Menggunakan sistem informasi untuk mengembangkan hubungan kuat dan kesetiaan pelanggan dan pemasok.
    Amazon.com adalah toko daring yang menjual buku, film, permainan, DVD, CD musik, perangkat lunak komputer, dan barang-barang lainnya. Amazon.com merupakan toko online terbesar untuk saat ini. Didirikan pada Mei 1994 di Manhattan oleh Jeff Bezos, seorang pekerja di D.E. Shaw.
    Berikut contoh fasilitas yang ada di situs Amazon.com :

    - Review dan informasi rating dari buku yang bersangkutan
    - Hanya perlu melakukan satu kali klik di mouse untuk membeli buku
    - Search engine untuk memudahkan pencarian buku

    Lalu yang menarik lagi dari Amazon.com adalah menawarkan buku dengan harga yang jauh lebih murah bahkan sampai 50% dari harga pasar. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan mereka berdiri sendiri dalam arti mereka tidak perlu lagi menyewa showroom ya… seperti halnya toko-toko buku konvensional. Hal ini merupakan keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh amazon.

    Tetapi, mereka juga melakukan efisiensi besar dengan mengurangi stok buku. Jadi mayoritas kebanyakan buku yang ada di situs mereka tidak ready-stock. Tapi jangan khawatir karena system mereka memungkinkan mereka memesan buku-buku tersebut dengan cepat, sehingga costumer tidak terlalu lama untuk menunggu. Yang membedakan situs ini dengan toko2 konvensional lainnya adalah mereka (amazon.com) sengaja mengurangi jumlah uang diam yang tertanam di stock buku.

  96. Hilda Listiana C1C009041 Says:
    March 20th, 2011 at 5:53 pm

    Jelaskan mengenai strategi kepemimpinan biaya dan jelaskan pula mengapa strategi kepemimpinan biaya perlu diterapkan dalam perusahaan !

    Jawab:

    Strategi kepemimpinan biaya merupakan serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk memproduksi atau mengirimkan barang-barang atau jasa pada biaya yang paling rendah, relatif terhadap pesaing, dengan ciri-ciri yang dapat diterima oleh pelanggan. Strategi kepemimpinan biaya ini sangat penting diterapkan karena apabila sebuah perusahaan menetapkan biaya yang tinggi pada produk-produknya walaupun dengan kualitas yang tinggi pula, sedangkan para pelanggan tidak dapat mencapai biaya tersebut maka perusahaan akan gagal. Apabila perusahaan menetapkan biaya rendah pada produk-produknya tetapi dengan tingkat kualitas yang rendah pula atau kualitas tersebut tidak dapat diterima oleh pelanggannya, maka perusahaan pun akan gagal. Oleh sebab itu sebuah perusahaan harus dapat menerapkan strategi kepemimpinan biaya dengan tingkat biaya rendah dibandingkan dengan para pesaingnya dan juga memiliki kualitas yang dapat diterima oleh para pelanggan, tanpa mengabaikan cara-cara diferensiasi yang bernilai bagi pelanggan.

  97. Tantri Odhi Pradana C1C009038 Says:
    March 20th, 2011 at 7:47 pm

    Soal:
    Apa yang anda ketahui tentang strategi kepemimpinan biaya? Jelaskan dan berikan contohnya!

    Jawaban:
    Strategi kepemimpinan biaya adalah serangkaian tindakan integratif yang dirancang untuk memproduksi atau mengirimkan barang-barang atau jasa pada biaya yang paling rendah, relatif terhadap para pesaing, dengan ciri-ciri yang dapat diterima oleh pelanggan.
    Perusahaan yang berkomitmen menggunakan strategi ini sering kali mendorong biaya mereka menjadi lebih rendah memalui investasi dalam fasilitas skala-efisien, biaya ketat, kontrol overhead dan minimalisasi biaya di bidang-bidang seperti jasa, petugas penjualan, riset dan pengembangan.
    contoh:
    Consolidate Stores Inc., mereka ingin mendapatkan laba diatas rata-rata dengan menggunakan strategi kepemimpinan biaya. Mereka menjual merek-merek terkenal dengan harga di bawah diskon. Para personil pembelian Consolidate berjalan ke seluruh negara mencari barang berlebih dan membeli sisa dibawah harga grosir. Perusahaan Consolidate juga tahu bahwa walaupun menjual produk-produknya dengan harga murah, mereka tetap memenuhi produk yang berkualitas yang dapat diterima pelanggan. Mereka juga membuka gerai-gerai dan membeli MacFrugal, peritel terbesar kedua di AS untuk memenuhi dan melengkapi operasi barang dagangan obral Consolidate.

  98. MARSELINDA RISTIANA C1C009017 Says:
    March 20th, 2011 at 7:52 pm

    Bilamana suatu perusahaan menerapkan strategi kepemimpinan biaya, tetapi mengapa justru banyak perusahaan mengalami kebangkrutan?

    Jawab:
    Kita dapat menelisik dari awalnya, sebagian besar perusahaan mungkin kurang tepat dalam menerapkan strategi kepemimpinan biaya. Yang mereka lakukan adalah sekadar mengurangi biaya serta hanya menjual produk-produknya dengan biaya rendah tapi tanpa kualitas yang dapat diterima oleh para pelanggannya.
    Seharusnya yang dilakukan adalah tetap menekan biaya serendah mungkin serta secara simultan memenuhi jasa dan produk baru yang diminta para pelanggan. Atau dapat juga melalui investasi dalam fasilitas skala-efisien, biaya ketat, dan kontrol overhead. Perusahaan juga tidak sepenuhnya mengabaikan sumber daya diferensial yang dihargai oleh pelanggan. Karena diperlukan sumber daya dan kapabilitas untuk dapat berhasil dalam penerapan strategi ini.

  99. Nikmah Marita C1C009106 Says:
    March 20th, 2011 at 7:59 pm

    Pertanyaan :
    Banyak bisnis yang tidak mampu bertahan hingga jangka panjang. Biasanya ini terjadi karena hanya berpikir untuk menjalankan bisnis sehari-hari, tanpa memperhatikan rencana untuk masa depan. Jika kita ingin meraih sukses bisnis jangka panjang, kita membutuhkan sebuah strategi bisnis yang jitu. Dengan melihat visi jangka panjang, maka kita pun terdorong untuk menjalankan bisnis setiap hari dengan semangat dan arahan yang jelas. Jelaskan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam menyusun strategi bisnis!

    Jawaban:

    1. Memahami posisi bisnis Anda sekarang

    Lakukan pengamatan bisnis secara internal maupun eksternal, yang terjadi hingga hari ini, seperti kinerja keuangan, kepuasan pelanggan, staf penjualan, tren pemasaran dan penjualan, konversi, produktivitas dan lain sebagainya.

    Lihatlah pada kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terkait dengan bisnis Anda. Pahami dengan baik strategi bisnis menjual yang unik dan ideal untuk pelanggan.

    Pahami juga lingkungan bisnis, pesaing dan pasar yang Anda bidik. Apakah pangsa pasar Anda, bagaimana Anda mengharapkan pertumbuhan pasar, dan perubahan apa yang terjadi di pasar.

    Perhatikan juga tren politik, ekonomi, sosial dan teknologi yang bisa berdampak pada bisnis Anda. Penting bagi Anda untuk bersikap realistis, kritis dan obyektif dalam melakukan analisis ini.

    2. Tujuan bisnis jangka panjang

    Tentukan visi jangka panjang untuk bisnis Anda dan identifikasi apa yang ingin dicapai dalam waktu 5 hingga 10 tahun atau periode yang Anda pilih. Anda mungkin ingin meningkatkan penjualan dan keuntungan sebesar x%, untuk menciptakan nilai dalam bisnis Anda, sehingga Anda dapat menjual untuk jumlah tertentu atau mungkin ingin menjaga bisnis Anda pada kondisi sekarang.

    Jika Anda menginginkan pertumbuhan, mungkin strategi bisnis Anda meningkatkan pangsa pasar, memperluas jangkauan produk, investasi di bidang teknologi, mendapatkan investasi, mengubah struktur bisnis. Melihat kemana arah tujuan bisnis adalah sebuah kesempatan untuk menantang status quo dari bisnis Anda, melangkah di luar kebiasaan dan berpikir kreatif.

    3. Cara menuju kesana

    Strategi bisnis selanjutnya, identifikasi bagaimana Anda akan meraihnya. Perhatikan pada setiap bidang bisnis Anda, tentukan perubahan apa yang perlu dilakukan untuk mencapai visi jangka panjang. Tentukan cara terbaik dalam melaksanakan perubahan. Buat rencana aksi apa yang harus Anda lakukan dan kapan. Terakhir, mulai terapkan rencana aksi Anda.

    4. Review strategi Anda secara berkala

    Tinjau strategi jangka panjang secara rutin untuk memastikan apakah rencana itu masih relevan atau tidak. Memiliki pemikiran yang baik melalui strategi bisnis jangka panjang akan memberikan Anda dan bisnis Anda berjalan lebih fokus dan terarah. Ini akan membantu Anda secara signifikan dengan perencanaan bisnis, manajemen waktu dan menjalankan bisnis Anda dari hari ke hari.

  100. Noviastri SB C1C009114 Says:
    March 20th, 2011 at 8:44 pm

    Pertanyaan:

    Memilih atau membangun strategi yang tepat bagi perusahaan pada suatu periode waktu menjadi
    kata kunci yang harus dilakukan oleh manajer. Apa sajakah yang harus diperhatikan oleh seorang manajer dalam memilih konsepsi strategi itu?

    Jawaban:

    Beberapa pertanyaan dapat digunakan untuk membantu manajer dalam memilih konsepsi strategi:
    Diantara berbagai produk dan jasa yang ditawarkan, mana yang paling khusus (distinctive), mana yang memberikan keuntungan paling tinggi; siapa di antara pelanggan yang paling puas; pelanggan atau distributor atau event mana yang memberikan keuntungan tertinggi; dan aktivitas apa di dalam rantai nilai (value chain) perusahaan yang paling berbeda dan paling efektif. Selain pertanyaan panduan tersebut di atas, masih ada hal lain yang perlu menjadi pertimbangan. Pilihan strategi pertumbuhan cenderung mendorong manajer menjadi kompromis dan inkonsisten. Jika ini berlangsung terus, keunggulan yang dimiliki dapat terkikis, timbul kebingungan di tingkat pelaksana dan memperlemah motivasi organisasi. Dalam kondisi seperti ini, kepemimpinan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Diantara tarik – menarik berbagai kepentingan untuk memilih strategi yang tepat, diperlukan
    kerangka pemikiran yang dapat memberikan arahan bagi pembangunan strategi perusahaan. Strategi perusahaan disesuaikan dengan ukuran dan karakter perusahaan. Perusahaan yang telah
    melakukan diversifikasi bisnis, pada umumnya memiliki dua tingkatan strategi: strategi unit
    bisnis (competitive strategy) yang menitik-beratkan pada upaya membangun keunggulan di
    setiap bidang usaha yang digeluti, dan strategi korporasi yang menentukan berbagai bisnis yang
    akan diusahakan termasuk pengelolaan keseluruhan portofolio bisnis perusahaan tersebut. Satu
    hal yang perlu dicermati, kompetisi terjadi pada level unit bisnis, perusahaan induk tidak terlibat
    langsung dalam persaingan. Strategi korporasi berpeluang sukses jika memberi perhatian utama
    pada pemeliharaan keunggulan tiap – tiap unit bisnis. Diversifikasi akan menambah biaya dan
    hambatan bagi unit bisnis yang sudah ada. Hambatan dan biaya tersembunyi (hidden costs) yang
    dibebankan kepada unit bisnis, secara terencana harus dapat dikurangi. Pemegang saham
    memiliki kesiapan untuk melakukan diversifikasi sendiri dengan memilih portofolio bisnis yang
    resiko dan return-nya sesuai dengan preferensi mereka. Hal ini menandakan strategi korporasi
    tidak dapat sukses kecuali ia dapat memberikan tambahan nilai bagi shareholders, dan industri di
    mana unit bisnis baru yang dibentuk memiliki struktur yang mendukung dihasilkannya return
    yang lebih tinggi dari biaya modal.

  101. Noviastri SB C1C009114 Says:
    March 20th, 2011 at 8:49 pm

    Pertanyaan:
    Memilih atau membangun strategi yang tepat bagi perusahaan pada suatu periode waktu menjadi kata kunci yang harus dilakukan oleh manajer. Apa sajakah yang harus diperhatikan oleh seorang manajer dalam memilih konsepsi strategi itu?
    Jawaban:
    Beberapa pertanyaan dapat digunakan untuk membantu manajer dalam memilih konsepsi strategi:
    Diantara berbagai produk dan jasa yang ditawarkan, mana yang paling khusus (distinctive), mana yang memberikan keuntungan paling tinggi; siapa di antara pelanggan yang paling puas; pelanggan atau distributor atau event mana yang memberikan keuntungan tertinggi; dan aktivitas apa di dalam rantai nilai (value chain) perusahaan yang paling berbeda dan paling efektif. Selain pertanyaan panduan tersebut di atas, masih ada hal lain yang perlu menjadi pertimbangan. Pilihan strategi pertumbuhan cenderung mendorong manajer menjadi kompromis dan inkonsisten. Jika ini berlangsung terus, keunggulan yang dimiliki dapat terkikis, timbul kebingungan di tingkat pelaksana dan memperlemah motivasi organisasi. Dalam kondisi seperti ini, kepemimpinan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Diantara tarik – menarik berbagai kepentingan untuk memilih strategi yang tepat, diperlukan kerangka pemikiran yang dapat memberikan arahan bagi pembangunan strategi perusahaan. Strategi perusahaan disesuaikan dengan ukuran dan karakter perusahaan. Perusahaan yang telah melakukan diversifikasi bisnis, pada umumnya memiliki dua tingkatan strategi: strategi unit bisnis (competitive strategy) yang menitik-beratkan pada upaya membangun keunggulan di setiap bidang usaha yang digeluti, dan strategi korporasi yang menentukan berbagai bisnis yang akan diusahakan termasuk pengelolaan keseluruhan portofolio bisnis perusahaan tersebut. Satu
    hal yang perlu dicermati, kompetisi terjadi pada level unit bisnis, perusahaan induk tidak terlibat langsung dalam persaingan. Strategi korporasi berpeluang sukses jika memberi perhatian utama pada pemeliharaan keunggulan tiap – tiap unit bisnis. Diversifikasi akan menambah biaya dan hambatan bagi unit bisnis yang sudah ada. Hambatan dan biaya tersembunyi (hidden costs) yang dibebankan kepada unit bisnis, secara terencana harus dapat dikurangi. Pemegang saham memiliki kesiapan untuk melakukan diversifikasi sendiri dengan memilih portofolio bisnis yang resiko dan return-nya sesuai dengan preferensi mereka. Hal ini menandakan strategi korporasi tidak dapat sukses kecuali ia dapat memberikan tambahan nilai bagi shareholders, dan industri di mana unit bisnis baru yang dibentuk memiliki struktur yang mendukung dihasilkannya return yang lebih tinggi dari biaya modal.

  102. iacjbdqjpe Says:
    March 25th, 2011 at 4:30 am

    1XPXqP byqqvxqvzoxr, ljrtxuudkrhd, nboyrujapzex,

  103. Egzqtltz Says:
    March 26th, 2011 at 1:24 am

    Tonfas jeux gagner iphone vbqgu

  104. Enjgswxo Says:
    March 27th, 2011 at 10:59 am

    Semo hhecizgw

  105. Wdekqjkc Says:
    March 27th, 2011 at 8:50 pm

    Silvertone sigmjoqy 1462

  106. Pntfmngz Says:
    March 27th, 2011 at 10:07 pm

    Lsac win apple iphone 4

  107. ufyprsw Says:
    March 30th, 2011 at 5:17 pm

    taj9PB vyxbuhotkcgg, wjbsjfxcufny, bagkggonfqxe,

  108. Iwczkgro Says:
    March 31st, 2011 at 1:23 am

    Hoops se.eurogenericrx 64722

  109. Bymvylfg Says:
    March 31st, 2011 at 2:15 am

    Chop viagra uza

  110. Iantuxtr Says:
    April 1st, 2011 at 1:57 am

    Chromatography how to win an iphone 4 ivhmu win iphone 3gs competition how to win a ipad 2 3535

  111. Fsqgwnxl Says:
    April 1st, 2011 at 2:53 am

    Sadc gagner des cadeaux twpdf gagner telephone 33795 jouer et gagner un iphone 689895

  112. Alcvrlos Says:
    April 1st, 2011 at 3:47 am

    Saxe gana un ipad 2 gana iphone 4 ganar ipad 2 ecxm

  113. paska Says:
    October 24th, 2011 at 10:56 pm

    Pertanyaan: Kekuatan umum yang memiliki perusahaan2 tidak dapat memberikan satu perusahaan sebuah keunggulan kompetitif. Apakah ini berarti bahwa organisasi seharusnya mengabaikan kekuatan umunya dalam memilih dan mengimplementasikan strateginya? jelaskan alasannya?

  114. mety yunilasari Says:
    May 13th, 2012 at 1:49 pm

    Pertanyaan
    apa yang dimaksud dengan starategi Kombinasi dam Startegi Foks ???? berikan contoh perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut.Thanks
    mohon segera dijawab

  115. mety yunilasari Says:
    May 13th, 2012 at 1:51 pm

    apa yang dimaksud dengan starategi Fokus dan Strategi Kombinasi ???? berikan contoh perusahaan atau produk yang menerapkan strategi tersebut,mohon segera dijawab .Thanks

  116. The Car Insurer Says:
    December 16th, 2012 at 8:48 am

    my very own pre-eminent obsession incidentally is short time car cover and it surprises me how so many usually sensible drivers won’t consider the fact that inconsiderate driving wrecks reputations.

  117. Emanuel Says:
    December 27th, 2012 at 5:39 am

    Some really select content on this internet site , bookmarked .

  118. Hotel Puri Nusa Indah 3 Says:
    April 25th, 2013 at 1:38 am

    Peculiar article, just what I wanted to find.

  119. desi puspita ws Says:
    May 21st, 2014 at 9:47 pm

    jelaskan tentang devil’s advocate,filosofi dialektikal dan pendekatan konsensus dalam membuat pilihan strategis?

  120. Ayu Says:
    July 10th, 2014 at 11:15 pm

    berikan contoh masing-masing jenis keunggulan kompetitif dalam 1 perusahaan saja..!

  121. fishinglovers Says:
    December 18th, 2014 at 7:10 am

    Im obliged for the blog.Much thanks again. Great.

Comments